Kamis, 14 Desember 2017

GUA RANCANG KENCONO



Gua Rancang Kencono berlokasi di Dusun Menggoran II, Desa Bleberan, Kecamatan Playenn, Kabupaten Gunungkidul. Gua Rancang Kencono  merupakan gua purba yang pernah digunakan pada jaman prasejarah. Gua ini belum begitu terkenal dibandingkan gua-gua lainnnya di Kabupatenn Gunungkidul. Namun sudah banyak pengunjung yang mendatanginya, bahkan mereka bisa memasang tenda untuk berkemah di sekitar gua.

Penamaan Rancang Kencono karena gua ini dahulu digunakan pajurit Mataram untuk bersembunyi menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena digunakan untuk merencanakan kebaikan, maka dinamakan Rancang Kencono.


Gua ini terbilang unik karena memiliki ruangan yang cukup luas kira kira 20mx20m yang ditengahnya ditumbuhi pohon klumpit yang berusia ratusan tahun. Pohon ini  menjulang tinggi sehingga sampai diatas atap gua. Bahkan tingginya melebihi pohon-pohon yang tumbuh di luar gua. Oleh penduduk setempat, gua ini dianggap mistis.

Untuk memasuk gua ini, pengunjung harus menuruni tangga batu. Dan pengunjung akan disambut oleh pohon klumpit. Atap gua dihiasi oleh stalaktit yang kebayakann sudah mati. Sehingga hanya sedikit yang meneteskan air. Ruangan ini tidak terlalu gelap karena sinar matahari masih bisa masuk dan apabila malam hari di tempat ini masih bisa melihat bintang dan bulan. Oleh masyarakat sekitar, ruangan ini biasa digunakan untuk kenduri dan upacara panjatan doa. Bahkan kadang digunakan untuk pertandingan tenis.

Di sebelah ruangan yang luas terdapat ruangan yang terdapat batu untuk duduk bersila. Pada jaman prasejarah dahulu, tempat ini digunakan untuk semedi.


Lebih masuk lagi, terdapat ruangan yang sempit dan pengap yang hanya muat beberapa orang. Pintu masuknya pun hanya dari batu, sehingga apabila badan pengunjung besar, maka tidak akan bisa masuk. Ruangan inilah yang digunakan para prajurit Mataram saat berunding. Di dinding dalam ruangan ini terdapat lukisan bendera merah putih dan kata-kata sumpah untuk tetap berjuang melawan Belanda. Selain itu, di sisi lain terdapat lorong yang menghubungkan Gua Rancang Kencono dengan air terjun Sri Getuk.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar