Selasa, 16 Januari 2018

MENJELAJAHI DATARAN VULKANIK DIENG



Dataran tinggi Dieng yang terletak di kawasan vulkanik aktif di Provinsi Jawa Tengah ini, masuk di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Wilayah ini termasuk dalam salah satu wilayah terpencil di Jawa Tengah. Adapun letaknya berada di bagian barat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Kawasan vulkanik ini, memiliki suhu diantara 12—20 °C di siang hari dan 6—10 °C di malam hari. Ketika musim kemarau, suhu di daerah ini bisa mencapai 0ยบ di pagi hari dan terkadang muncul embun beku yang biasa disebut bun upas (embun racun) yang menyebabkan kerusakan tanaman di ladang pertanian. Dieng berada di ketinggian sekitar 2.000 m diatas permukaan laut.

Baca: Tempat Wisata Menarik di Jogja

Dataran tinggi ini merupakan tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika anda berniat berkeliling di Provinsi Jawa Tengah. Wisatawan bisa menikmati suasana alam yang asri dan udara yang segar. Dieng memiliki  potensi- potensi wisata yang indah dan beraneka ragam. Wisata alam di dataran tinggi ini cukup lengkap, dengan adamya gunung – gunung indah, danau yang eksotis, kawah vulkanik dan juga banyak tempat bersejarahnya, seperti : candi, museum, serta memiliki seni dan budaya yang menarik (dieng culture festival).

Tempat ini terdapat banyak kawah sebagai tempat keluarnya gas, uap air dan berbagai material vulkanik lainnya.  Dengan keadaan seperti ini, berbahaya bagi penduduk yang menghuni wilayah ini. Pernah terjadi bencana letusan gas Kawah Sinila di tahun 1979. Selain mengeluarkan gas beracun, dapat dimungkinkan terjadi gempa bumi, letusan lumpur, tanah longsor dan banjir. Di kawasan ini juga terdapat juga danau/telaga vulkanik.

Berikut kami paparkan beberapa destinasi wisata dikawasan Dieng yang bisa anda kunjungi dan dinikmati keindahannya :    
  1. Telaga Warna, Telaga Pengilon, dan Telaga Merdada.
Disebut telaga warna karena air di telaga ini sering berubah – ubah warnanya. Berwarna kuning, hijau, dan terkadang berwana-warni seperti warna pelangi. Pemandangan ajaib ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur cukup tinggi sehingga ketika terkena sinar matahari, air Nampak berwarna-warni. Saat siang hari dengan cuaca yang cerah merupakan waktu yang tepat untuk menikmati keindahan Telaga Warna ini, karena di waktu siang matahari akan memancarkan sinarnya ke telaga dan dapat dipancarkan secara maksimal.

Jangan khawatir ketika datang kesini di siang hari, pepohonan di sekeliling telaga cukup teduh dan udara pegunungannya sangat sejuk. Ketika wisatawan mulai memasuki pintu masuk, akan disambut oleh sekumpulan bunga hortensia atau biasa disebut bunga panca warna yang bermekaran setiap harinya.

Adapun Telaga Pengilon terletak bersebelahan dengan Telaga Warna yang dibatasi hanya dengan rerumputan yang terbentuk seperti rawa kecil. Keunikan di telaga ini adalah warnanya yang bening dan jernih, seperti tidak tercampur belerang meski bersebelahan denga telaga yang mengandung belerang.
Telaga yang satu lagi merupakan telaga terbesar di kawasan ini dengan luas 25 ha, yaitu Telaga Merdada. Air di telaga ini memiliki kedalaman sekitar 2-10 m. telaga ini, dulu merupakan kawah gunung berapi yang terisi air hujan. Karena telaga ini tidak memiliki sumber air, sehingga ketika air menyusut dapat terlihat dasar dari telaga ini.  Dan ditempat ini, wisatawan bisa mendirikan tenda,  memancing atau sekedar berkeliling menggunakan perahu kecil yang disewakan untuk menikmati pemandangan pepohonan dan bukit-bukit hijau di sekelilingnya.

Baca: Sewa Mobil Avanza di Jogja
  1. Gunung Prau
Gunung Prau merupakan puncak tertinggi di kawasan Dieng dengan ketinggian 2.565 mdpl. Gunung inilah yang menjadi pembatas antara tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Wonosobo. Tempat ini merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati keindahan sunrise di Dieng dan menjadi tempat favorit bagi para pendaki. Gunung Prau ini dijuluki Bukit Teletubbies atau Gunung Seribu Bukit karena terdapat banyak bukit-bukit kecil yang hijau disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar