Senin, 05 Februari 2018

Bercengkerama dengan alam Pulau Gili Trawangan



Pernah menjelajah Provinsi Nusa Tenggara Barat? Terdapat Pulau Lombok disana, dan di lepas barat laut Pulau Lombok terdapat tiga pulau kecil. Rasanya belum puas kalau tidak mampir ke pulau-pulau ini untuk mengekspos keindahannya. Pulau tersebut yaitu Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Ketiga pulau ini menawarkan keindahannya masing-masing. Gili Trawangan merupakan pulau terbesar diantara pulau-pulau di kawasan ini dan merupakan pulau dengan fasilitas wisata paling lengkap.
Gili Trawangan memiliki panjang 2 km dan lebar 1,5 km sehingga wisatawan dapat berjalan mengelilingi pulau ini dalam waktu hanya 2 jam. Sangat menyenangkan berjalan kaki menyusuri pulau dengan pemandangan yang sangat indah dengan pantainya yang putih bersih dan airnya yang jernih. Dari puncak sebuah bukit di pulau ini pada saat matahari terbenam pengunjung dapat menikmati panorama ke arah Selat Bali dan menyaksikan Gunung Agung di Pulau Bali dari kejauhan.
Sejauh mata memandang, wisatawan bagai tersihir dengan keindahan alamnya. Perpaduan birunya langit, air laut yang jernih seolah berkilauan terkena pantulan cahaya matahari  dan pasir putih yang bertebar. Ditambah dengan pesona bawah laut yang menakjubkan. Benar-benar  panorama pantai yang eksotis.
Saatnya merasakan sensasi  snorkeling atau diving disini. Air lautnya yang jernih membuat berbagai biota yang hidup di lautan begitu mudah dilihat. Wisatawan juga dapat menemui hewan yang cantik seperti clown fish atau yang biasa dikenal dengan ikan nemo. Snorkeling  sembari melihat terumbu karang aneka warna yang bisa menjadi pemandangan selingan dan obat penghilang stress.
Jika wisatawan menginginkan suasana laut yang lebih sepi, wisatawan dapat mengunjungi ke pantai dibagian barat karna suasananya tidak seramai di pulau bagian timur. Karena pulau bagian timur dekat dengan dermaga dan terdapat aktifitas ekonomi penduduk. Di bagian barat, meski sepi bukan berarti tak ada aktivitas yang bisa dilakukan ya.. Bersantai di tempat tidur gantung tepi pantai sambil membaca buku atau sekedar menikmati debur ombak atau sepoinya angin, dapat dilakukan disini. Bersantai, bercengkerama dengan alam.

Di tempat ini terdapat sebuah meriam yang merupakan sisa peninggalan tentara Jepang yang pernah menduduki pulau ini. Keistimewaan pulau ini semakin bertambah dengan adanya aturan kendaraan bermotor dilarang keras beroperasi di pulau ini. Sehingga liburan wisatawan semakin bermakna tanpa terganggu kebisingan yang berarti. Sebagai gantinya transportasi yang boleh digunakan baik oleh penduduk lokal maupun wisatawan untuk mengitari pulau adalah sepeda dan cidomo.Cidomo adalah kerete kuda khas  Lombok .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar