Indonesia merupakan negara dengan sejuta pesona
keindahan alamnya. Namun karena letak geografis dan geologisnya di Indonesia rawan
terjadi gempa bumi. Di tahun 2017 kemarin, Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) mencatat bahwa di Indonesia terjadi 8.693 gempa bumi. Ketika terjadi
gempa, terkadang menimbulkan kerusakan alam yang berarti, seperti terjadinya gempa
yang melanda Yogyakarta pada tahun 2006 lalu.
Untuk mengantisipasi kerusakan akibat gempa
bumi terdapat sebuah perkampungan di Yogyakarta yang membangun rumah tahan
gempa atau biasa disebut rumah dome. Rumah
yang dibuat berbeda dengan kebanyakan bentuk rumah di Jogja, yaitu berbentuk
seperti rumah Teletubbies. Tau Teletubbies kan, serial kartun yang tidak asing
terdengar di masanya. Tempat tersebut kemudian diresmikan dan diberi nama New
Ngelepan. Perkampungan ini terletak di Dusun Nglepen, Desa Sumberharjo,
Prambanan, Sleman, Yogyakarta.
Awalnya rumah yang mirip Iglo,rumah khas Suku
Eskimo ini dibangun berwarna putih polos. Namun setelah diperbaharui, memiliki
aneka warna menarik. Dulunya kawasan ini yang paling parah terkena gempa
sehingga tanah amblas dan sebagian besar rumah hancur.
Tak hanya unik dan tahan gempa, bangunan ini
dibangun dengan fondasi 20 cm dan ditutupi 200 rangka besi sehingga tahan angin
dan api. Dan dibangun dengan suhu stabil sehingga nyaman untuk ditinggali. Penghuni
akan merasa sejuk saat di luar panas dan merasa hangat saat di luar hujan. Sekilas bangunan
ini terlihat kecil, namun kenyataannya berukuran 7 m untuk diameter dan 5 m
untuk tingginya dengan luas ±38 m² yang terdiri dari dua lantai. Pengunjung dapat
memuaskan diri untuk foto disini.
baca juga : persewaan murah Jogja
baca juga : persewaan murah Jogja
Untuk berwisat ke tempat ini, pengunjung tidak
hanya bisa berfoto-foto di area luar rumah saja, namun bisa menjelajahi
beberapa rumahnya. Bahkan jika pengunjung ingin merasakan sensasi berada di
dalam rumah itu, bisa menyewa untuk menginap atau bisa juga dengan alternatif
lain menginap di area perkemahan. Rumah dome dibangun dengan desain yang mana tidak
terdapat sambungan yang merupakan titik lemah saat bangunan diguncang gempa. Cara membangun pun cukup unik
yakni dengan membuat cetakan berbentuk balon (airform) kemudian diatas cetakan
balon dicor beton semen. Di kawasan ini dibangun 80 unit rumah dome 71 rumah
hunian, 6 MCK komunal, dan 3 fasilitas umum berupa masjid, aula dan poliklinik.
Nah, jangan lupa tempat ini anda masukkan dalam
list ketika berkunjung ke Yogyakarta..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar