Kamis, 01 Februari 2018

Gua Gong dengan Keindahan Gua Yang Nyata



Kota kecil Pacitan termasuk bagian dari Provinsi Jawa Timur yang terletak di kawasan pantai selatan berbatasan dengan Jawa Tengah. Pacitan terletak di pinggir teluk yang berbentuk tapal kuda dan dikelilingi dengan pegunungan kapur. Mendengar nama Pacitan, bagi para pecinta alam hal yang terfikirkan adalah gua. Pacitan terkenal dengan nama 1001 gua, karena terdapat banyak gua di kota kecil ini.
Permukaan tanah di kota ini memang gersang dan memiliki sedikit unsur hara, namun dibawah permukaan tanahnya terdapat anugerah Tuhan yang tidak bisa diabaikan. Keindahan bawah tanahnya berupa gua-gua kapur yang dihiasi stalagmit dan stalaktit. Gua Gong yang paling terkenal dibanding dengan gua lainnya. Ada yang menyebut gua inilah gua terindah se Asia Tenggara karena memiliki dinding dan langit-langit gua yang berupa stalaktit dan stalagmit yang indah.
Ketika menyusuri lorong gua sepanjang 256 m ini pengunjung disarankan untuk menyewa pemandu dengan pertimbangan lebih memudahkan perjalanan. Perjalanan menjelajah seluruh lorong dalam gua diperlukan waktu ±2 jam. Pemerintah telah menambah prasarana gua, seperti tangga, pagar pengaman, dan penerangan sehingga pengunjung tak perlu khawatir ketika menjelajah.
Waktu yang cukup lama dihabiskan untuk menjelajah akan terbayar ketika dihadapkan akan keindahan yang disajikan. Dengan keindahannya stalaktit dan stalagmit menghiasi seluruh penjuru ruangan. Di dalam gua ini juga terdapat beberapa ruangan, bahkan salah satu ruangannya pernah menjadi tempat konser musik yang disiarkan langsung di empat negara. Di ujung lorong terdapat juga ruangan dengan kubah raksasa sepanjang 100 m yang akan menambah rasa takjub para pengunjung.

Di dalam gua terdapat batu apabila ditabuh/dipukul akan mengeluarkan bunyi menggema seperti suara gong. Dilihat secara ilmiah, suara tersebut dihasilkan dari tetesan air yang menimpa stalaktit dan stalagmit, ditambah dengan gema yang dipantulkan oleh formasi batuan di dalam gua. Fasilitas di tempat ini cukup memadai dengan lahan parkir yang luas, mushola, toilet, dan terdapat warung yang menjajakan makanan, minuman, serta souvenir khas Pacitan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar