Kabupaten Kulonprogo menawarkan obyek wisata alam yang bisa
anda kunjungi ketika merasa penat dengan aktifitas sehari-hari ataupun
berkunjung untuk sekedar berlibur. Di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan
Girimulyo, terdapat obyek wisata air bernama Kedung Pedut. Nama Kedung Pedut
berasal dari Bahasa Jawa, kedung artinya kolam atau genangan air yang cukup
dalam. Dan karena terdapat kolam alami dan air terjun indah maka diberi nama
Kedung Pedut.
Air terjun di obyek wisata ini tidak terlalu tinggi hanya
sekitar 15 m, tetapi dengan memiliki sudut tebing yang hampir 90° menjadikan keunikan tersendiri dan air terjunpun tampak sangat indah. Dibawah air terjun terdapat
kolam-kolam dibawahnya. Dan setiap kolam
memiliki nama masing-masing dengan kolam Kedung Pedut yang paling besar.
Kemudian nama tersebut digunakan sebagai nama tempat wisata ini.
Untuk sampai di kawasan ini, dari pusat Kota Yogya pengunjung
harus menempuh jarak ±40 km ke arah barat. Sesampainya di
kawasan ini pengunjung harus memarkirkan kendaraan di tempat yang sudah
disediakan, dilanjutkan melakukan perjalanan jalan kaki sepanjang ±200 m. Selama trackking pengunjung akan ditemani jalanan yang
berliku dan lumayan terjal. Pengunjung diharapkan untuk selalu hati-hati karena
jalan yang dilalui merupakan jalan setapak dan lumayan licin. Tak usah risau
karena kelaparan karena terdapat banyak
penduduk yang menjual makanan dan minuman dan terdapat pula tempat peristirahatan.
Semua capek yang dirasa, akan hilang ketika mata disejukkan
oleh pemandangan yang ada. Warna air hijau tosca kebiru-biruan berpadu dengan
warna putih dari air yang terjun mengalir. Warna hijau tosca kebiru-biruan
bersal dari warna endpan tanah/ bebatuan kapur. Pengunjung akan betah dengan
hawa sejuk pegunungan dan iringan gemericik air.
Pengunjung dapat berenang di kolam-kolam alami tersebut. Berwisata
di tempat ini menjadi tambah menyenangkan dengan adanya wahana flying fox. Fasilitas
seperti kursi kayu juga terdapat di beberapa tempat untuk duduk bersantai menikmati
udara di Pegunungan Menoreh. Dan disalah satu kawasan ini terdapat pula gardu
pandang untuk menikmati suasana alam yang segar. Jembatan sederhana bambu dibangun
untuk mempercantik tempat dan tak jarang dijadikan ikon foto.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar