Kabupaten
Sragen memiliki tempat bersejarah yang begitu langka, yaitu Museum Sangiran. Museum
ini berisi situs fosil manusia purba. Tempat bersejarah ini terletak di Desa
Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Yang secara
administratif terbagi di antara 2 kabupaten yaitu Kabupaten Sragen dan Kabupaten
Karanganyar.
Museum ini
berdiri dengan sejarah beberapa puluh tahun yang lalu banyak ditemukan
fosil-fosil manusia maupun binatang purba yang kemudian dikumpulkan. Kawasan ini
dilewati oleh sungai yang bermuara di Bengawan Solo. Diperkirakan, tanah
disekitar mengalami erosi sehingga lapisan tanah yang terbentuk tampak jelas
berbeda antara lapisan tanah yang satu dengan tanah yang lainnya. Diantara lapisan-lapisan
tanah inilah yang hingga kini banyak ditemukan fosil-fosil manusia maupun
binatang purba.
Anda ingin berkunjung ke Museum? Silahkan klik sewa mobil murah
Anda ingin berkunjung ke Museum? Silahkan klik sewa mobil murah
Di tahun
1996 Sangiran pernah didaftarkan oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia di
Daftar Warisan Dunia. Baru di tahun 2011 museum ini dibuka resmi oleh Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan. Tempat ini telah dilakukan pembenahan berkali-kali dan
penambahan bangunan untuk mempertegas keberadaannya. Bahwa tempat ini sebagai
warisan dunia yang memiliki peran penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Selain
itu juga dibangun fasilitas pendukung untuk menciptakan kenyamanan bagi wisatawan.
Bangunan bergaya
joglo dengan luas ± 56 m² ini terdiri dari ruang pameran, aula, laboratorium,
perpustakaan, ruang audio visual, gudang penyimpanan, mushola, toilet, area
parkir dan kios souvenir (khususnya menjual handicraft batu indah bertuah yang
bahan bakunya didapat dari Kali Cemoro).
Museum Sangiran
kini telah berevolusi menjadi museum megah dengan arsitektur modern. Bahkan keberadaannya
merupakan situs fosil paling lengkap di Pulau
Jawa. Tempat ini memberikan sensasi berbeda dengan pesona indah dan sejarahnya.
Tak heran jika tempat ini ramai pengunjung, terlebih ketika hari libur. Berkunjung
ke museum Manusia Purba Sangiran, wisatawan seolah-olah dibawa kembali ke zaman
purbakala.
Selain itu,
termasuk situs penting untuk perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan yang
biasa diadakan penelitian di bidang antropologi, arkeologi, biologi, geologi,
dan bidang kepariwisataan. Keberadaannya sangat bermanfaat untuk mempelajari
manusia prasejarah karena situs ini dilengkapi dengan fosil manusia purba,
dasil-hasil budaya manusia purba, fosil flora dan fauna purba lengkap dengan
gambaran stratigrafinya.
Adapun koleksi
yang tersimpan antara lain : fosil manusia, fosil binatang bertulang belakang (antara
lain gajah, kerbau, harimau, badak, banteng, rusa), fosil binatang laut dan air
tawar (buaya,kepiting, ikan, gigi ikan hiu, moluska, kura-kura) dan bermacam
bebatuan, kalsedon, batu meteor dan diatom.
Bagaimana?
Penasaran?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar