Jumat, 11 Mei 2018

Destinasi wisata alam di tengah kepadatan Kota Bekasi



Kota Bekasi identik dengan wilayah kota yang jarang terdapat wisata alamnya. Namun, ada satu tempat wisata yang dapat menjadi alternatif saat berkunjung ke Kota Bekasi. Yang bernama Curug Parigi terletak di antara wilayah Kabupaten Bogor (Kecamatan Gunung Putri) dan Kota Bekasi (Kecamatan Bantar Gebang).
Curug/ air terjun ini bentuknya dari patahan sungai. Sehingga keindahan curug ditentukan debit air yang mengalir, ketika musim kemarau debit air tidak begitu banyak. Sedangkan musim hujan seluruh sisi curug akan dialiri air bahkan hingga rata permukaan. Kondisi Curug Parigi memiliki kontur tanah sedikit menanjak dan berbatu.
Bentuk air terjun cukup unik cenderung memanjang sampai dimiripkan dengan air terjun Niagara di Amerika Serikat hanya bentuknya yang lebih kecil. Dengan ketinggian sekitar 2m dan lebarnya lebih dari 20 m. Ada hal yang perlu diperhatikan ketika berkunjung ke wisata ini, yaitu pengunjung dilarang  berenang di curug bagian kanan, karena airnya cukup dalam. Pengunjung hanya boleh berada di curug paling kiri dan dan curug tengah.
Namun demikian, tempat wisata air terjun ini diharapkan segera ditetapkan menjadi salah satu tujuan wisata yang berikut dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya.



Wisata baru yang hits di hutan pinus Bantul
Tempat wisata baru sering bermunculan akhir-akhir ini yang kemudian menjadi hits. Wisata di daerah Bantul misalnya. Di kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Dlingo, yang terdapat banyak wisata hutan pinusnya. Salah satu tempat wisata tersebut adalah Rumah Hobbit. Sebenarnya nama dari tempat ini adalah Wisata Seribu Batu Songgo Langit tapi di sosial media lebih dikenal dengan sebutan Rumah Hobbit karena terdapat beberapa rumah yang menyerupai rumah hobbit.
Wisata unik ini baru pertama kali dibuat di Bantul. Yang dibuat ditempat di antara pepohonan pinus dan karet dengan nuansa hutan teduh nan alami. Alamat tempat yang kini jadi favorit kawula muda ini berada di Jln.Hutan Pinus, Nganjir, Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta.
Dari Kota Yogyakarta membutuhkan waktu tempuh sekitar 35-45 menit perjalanan. Dalam perjalanan wisatawan akan melewati jalanan yang menanjak namun mengasyikkan dengan sejuknya pemandangan sekitar dan rimbunnya pepohonan.
Suasana di hutan pinus ini benar menyegarkan, ditambah dengan suasana menyejukkan. Wisatawan dapat berfoto dengan angle yang diinginkan. Bahkan, tak jarang tempat ini juga dijadikan sebagai tempat foto prewedding.



Menikmati pesona candi di dekat perkebunan Teh Kemuning



Berada di tempat wisata yang alami mampu menyegarkan fikiran dan memberikan asupan serta nutrisi yang baik sebagian orang. Jika berada di daerah Karanganyar, Jawa Tengah cobalah mampir ke bangunan sejarah yang berada di kawasan yang maasih alami. Berlibur sambil meng-eksplore Candi Ceto dapat menjadi pilihan.
Candi Cetho merupakan candi yang bercorak agama Hindu. Menurut perkiraan kompleks Candi Ceto di bangun pada masa akhir era Majapahit. Tempat ini biasa digunakan sebagai tempat pemujaan oleh penduduk setempat dan peziarah yang beragama Hindu. Seperti tempat beribadah Hindu lainnya, ketika akan masuk kompleks candi, pengunjung diwajibkan memakai poleng. Poleng ini berupa kain mirip sarung yang dikenakan di pinggang.
Kompleks Candi Ceto berada di lereng Gunung Lawu sebelah barat pada ketinggian 1496 mdpl. Berjarak sekitar 4 km dari candi Sukuh yang sama-sama peninggalan Kerajaan Majapahit. Candi yang berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar ini lokasinya berada di atas kawasan Perkebunan Teh Kemuning yang hijau dan luas. Sehingga pengunjung dapat menyaksikan pemandangan perkebunan teh dengan leluasa sembari menikmati indahnya alam yang tercipta.
Dahulu ada 2 jalur pendakian resmi gunung Lawu yaitu melalui Cemara Kandang dan Cemara Sewu. Sekarang jalur melalui Candi Cetho mulai banyak dikenal pendaki. Sehingga kompleks Candi Ceto menjadi semakin ramai pengunjung. Dikarenakan kompleks Candi Ceto berada di lereng gunung maka akses menuju tempat sangat menanjak, sehingga ada baiknya jika pengunjung menyiapkan kendaraan yang prima.


Kamis, 10 Mei 2018

Suasana sejuk Kebun Teh Tambi, Wonosobo





Punya rencana jalan ke Dieng? Jangan lupa mampir di Kebun Teh Tambi. Kebun teh ini menawarkan kesegaran udara Wonosobo. Tempat ini merupakan obyek wisata lengkap dengan pemandangan alam perkebunan dan outbound yang berada di kaki Gunung Sindoro. Kebun teh ini peninggalan dari zaman Belanda yang berada di jalur utama menuju Dataran Tinggi Dieng sehingga mempermudah untuk ditemukan.
Kebun Teh Tambi lebih menonjolkan wisata agro sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan yang telah dibangun sejak tahun 1865. Pengunjung dapat mencicipi teh hasil olahan Kebun Teh Tambi. Bisa mendapatkan produk kemasan teh hitam dan teh Hijau dengan lambang Punokawan sebagai ciri khasnya.
Teh hitam Tambi dihasilkan dari pucuk teh pilihan dan dipetik dari kebun teh yang berada pada ketinggian 1400 hingga 2100 mdpl ini. Dilengkapi dengan penginapan yang nyaman dan komplit. Pengunjung tidak akan bosan, karena  selain wisata perkebunan dapat melakukan kegiatan trackking.
Kondisi udara yang sejuk cocok sebagai wisata edukasi bagi keluarga. Pengunjung dapat melihat langsung aktifitas pemetik daun teh. Terletak kurang lebih 16 km arah utara Kota Wonosobo mendekati puncak Gunung Sindoro. Tepatnya Sedayu, Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.



Menyusuri keindahan stalaktit Goa Petruk





Liburan adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk menetralkan kepenatan dari segala rutinitas harian. Berlibur di tempat wisata alam yang menyejukkan mampu mengubah kepenatan menjadi segar. Di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah selain memiliki wisata pantainya, terdapat juga tempat wisata alam lainnya seperti terdapat Goa Petruk.
Tempat ini dinamakan Goa Petruk karena di dalam goa terdapat stalaktit yang bentuknya mirip dengan hidung salah satu tokoh, pewayangan yang bernama Petruk. Petruk memiliki ciri  bertubuh tinggi dan berhidung panjang. Bagi pengunjung ketika akan menyusuri goa disarankan menggunakan jasa pemandu agar tidak tersesat di dalamnya.
Letak goa ini tepatnya di Dukuh Mandayana, Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Untuk menemukan goa ini, pengunjung naik anak tangga terlebih dahulu sekitar 250 m sebelum mulai menjelajah goa. Dari luar suasana goa terlihat seperti mencekam, dan pintu goa yang dikelilingi pohon-pohon rindang. Begitu memasuki goa, pengunjung akan disambut dengan batu tirai pintu, suasana mencekam pun berangsur menghilang dan berubah menjadi takjub.
Goa Petruk ini sebetulnya terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama atau lantai dasar dengan panjang hanya 100 m dan di lantai ini terdapat kelelawar yang berterbangan kesana kemari. Untuk goa kedua dalam lokasi tersebut diberi nama Goa Semar, yang tidak memiliki ujung lorong. Yang terakhir adalah bagian yang paling atas yang wajib dikunjungi.
Pengunjung menjelajah semakin ke dalam, maka semakin seru menikmati kegiatan jelajah goa ini. Di dalam goa terdapat susunan stalaktit dan stalagmit yang indah dan menakjubkan. Pengunjung harus melewati sungai kecil dengan air setinggi mata kaki hingga hampir setinggi lutut orang dewasa membuat semakin menyenangkan. Penerangan di dalam goa yang masih minim yang hanya mengandalkan dari lampu petromak, menjadikan suasana temaram. Pengunjung juga akan menjumpai Batu Prangko, yang dulunya memang pernah dijadikan foto dalam prangko nasional.
Di tempat ini, awalnya terdapat batu yang dipahat secara alami sehingga terbentuk seperti hidung Petruk. Namun, waktu Belanda melakukan penambangan di tempat ini, fosfat hidung Petruk putus dan sekarang sudah tidak kelihatan lagi. Meskipun demikian, nama goa ini tetaplah Goa Petruk.


Wisata danau dengan keindahan daratan kecil di Kabupaten Karawang




Pernah datang ke Kota Karawang? Karawang memang terkenal sebagai kawasan industri yang berkembang pesat di wilayah Jawa Barat. Banyak tempat menarik untuk dijadikanreferensi tempat rekreasi atau berlibur keluarga. Namun, jangan mengira disini tidak ada wisata danau nya. Faktanya, di Karawang terdapat sebuah danau yang diberi nama Danau Cipule.
Letak danau ini tepatnya di Desa Walahar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Danau ini awalnya merupakan bekas lahan tambang pasir yang berada di tepi Sungai Citarum. Karena proses tambang yang terus berlanjut, maka membentuk cekungan sekitar 90 ha dengan kedalaman 2 m.
Ketika berkunjung, pengunjung akan disambut suasana danau dengan background pegunungan indah. Udara pun terasa sejuk dan segar yang menciptakan kesan tenang dan nyaman. Untuk menjelajah danau, pengunjung dapat menaiki perahu rakit atau perahu bebek. Keindahan lainnya dengan terdapatnya sebuah pulau ditengahnya sekitar seluas 2 km. Keberadaan pulau yang dapat dijangkau tersebut mampu menjadi daya tarik tersendiri. Namun, ketika debit air tinggi pulau tersebut tergenang air.
Setelah berlibur, pengunjung dapat mampir warung-warung disekitar yang menjual berbagai jenis kuliner khas Karawang. Seperti menu udang tawar dan ikan goreng dengan sambal lalapannya dinikmati sembari menikmati danau nan sejuk dengan pohon yang memagari di sekelilingnya danau. Fasilitas tempat ini juga cukup memadai dengan adanya area parkir, mushola, dan kamar mandi.

Selasa, 08 Mei 2018

Pesona keindahan air terjun dengan 7 tingkatan




Kabupaten Banyumas merupakan kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki wisata-wisata alam yang sebagian belum populer di kalangan umum. Keindahan alamnya masih asri, seperti halnya dengan wisata air terjun yang bernama Curug Nangga. Curug Nangga terletak di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen (Ajibarang), Kabupaten Banyumas.
Wisata ini berada di ketinggian 1200 mpdl dengan letak geografis berada di perbukitan. Lokasi Curug Nangga berada di seberang bukit, jadi pengunjung harus berjalan kaki kurang lebih 800 meter dari lokasi parkir melewati hutan dan persawahan. Jalanan yang dilewati pun menurun dengan keindahan kanan kiri berupa sawah teras sering dan hijaunya hutan. Selain dalam perjalanan disuguhi pesona alam, warga sekitar juga tampak ramah dan ada beberapa warung kecil di sekitar sekitar jalan menuju Curug Nangga.


Pengunjung dapat mengexplore tiap-tiap tingkat curug hingga curug yang paling atas. Tiap tingkatan memiliki lebar yang berbeda. Di curug tingkat ke 5 dari atas, terdapat kolam besar. Pengunjung dapat bermain air sepuasnya, di tingkatan yang dikehendaki. Namun, perlu diperhatikan, pengunjung juga tetap harus menjaga keselamatannya batu-batunya terkadang licin. Tempat ini juga cocok bagi untuk berpose di bawah curug air.
Bagaimana? Penasaran?

Berlibur di Pantai Nampu dengan bukit karts disekitarnya




Liburan sebentar lagi? Sudah punya gambaran tempat yang ingin dijadikan tujuan wisata? Pantai adalah salah satu yang dapat anda jadikan referensi untuk menghabiskan waktu liburan. Misalnya berlibur ke Pantai Nampu, banyak hal yang akan anda dapatkan dengan suasana pantai yang masih alami.
Pantai yang ini terletak Desa Dringo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Jangan salah sangka, meski berada di Kabupeten Wonogiri jalanan menuju pantai sudah beraspal dan fasilitas disekitar juga memadai. Pantai Nampu memiliki pasir putih bersih, dan air laut yang jernih.
Ombak besar khas pantai selatan dan terdapat bebatuan karang menjadi pemandangan indah. Beruntung ketika pengunjung datang di saat air laut sedang  surut maka karang-karang akan tampak lebih indah.Pantai ini dikelilingi oleh perbukitan karst yang menjadi ciri tersendiri. Sehingga bagi pengunjunga yang ingin berpindah ke bagian pantai lainnya harus trackking melalui jalan setapak terlebih dahulu. Bukankah hal yang seru?


Pengunjung yang datang diwaktu pagi maupun menjelang petang, di saat yang cerah dapat menikmati keindahan pantai di momen sunset maupun sunrise.

Sabtu, 05 Mei 2018

MENGUNJUNGI WAHANA AIR TERBESAR DI JAWA TENGAH





Mendengar nama Kota Jepara identik dengan kota kelahiran R.A.Kartini. Dahulu,  Jepara lebih dikenal dengan wisata alamnya, seperti : Pantai Kartini, Taman Nasional Karimunjawa hingga Gunung Muria. Namun, dewasa ini terdapat wahana permainan ataupun themepark yang sedang hits yaitu Jepara Ourland Park (JOP). Taman ini merupakan taman wisata terpadu satu-satunya di Provinsi Jawa Tengah yang megah.
Jepara Ourland Park menjadi salah satu obyek wisata yang paling diminati di Kota Jepara, dikarenakan disana tersedia berbagai wahana permainan dan fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan sepuasnya. Selain itu, cocok untuk berlibur sebagai pelepas penat setelah menjalani berbagai aktifitas.
Jepara Ourland Park memiliki akses yang mudah, berada di pinggir Pantai Mororejo RT 04/RW 02, Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Adapun waktu tempuh menuju Jepara Ourland Park ini sekitar 15 menit dari pusat Kota Jepara.
Jepara Ourland Park yang dulunya bernama Jepara Ocean Park dibangun dengan mengusung tema Eropa dan Timur Tengah dengan ciri khas tower seluncuran unik yang berbeda dengan tower seluncuran lain pada umumnya. JOP dibangun diatas lahan 11 ha, sehingga dengan area yang lumayan luas tempat ini dapat menampung 2.000 wisatawan. Sebagai tempat wisata modern yang baru diresmikan tanggal 10 April 2016 oleh Gubernur Jawa Tengah, tempat ini menyediakan wahana yang menarik dan menantang. Wisatawan yang berkunjung akan merasakan sensasi yang luar biasa, “sport, education, entertainment, relaxation, game” semua terdapat di Jepara Ourland Park ini.
Wahana yang menjadi ciri khas di Jepara Ourland Park ini adalah wahana water park dengan 36 luncuran dan menara sentral dengan tinggi 26 meter. Tempat ini juga memiliki kolam renang untuk semua umur, dari balita hingga dewasa yang siap memanjakan pengunjung. Wahana watersport yang ditawarkan diantaranya jetsky, banana boat, house wave, flying kite, snorkeling dan water jetpack. Wahana yang menguji adrenalin dan bisa dicoba kora-kora, bianglala, arena ketangkasan dan lainnya.
Ketika wisatawan menginginkan wahana outbound, di JOP ini disediakan flying fox, paint ball, jembatan goyang, tebing panjang, game labirin. Selain wahana permainan terdapat banyak fasilitas yang bisa ditawarkan seperti Ship Café, Function Hall, Sky Lounge, Dapur Laut Resto, Souvenir Outlet, Gazebo Rental, Panggung Hiburan, Vehicle Rental, Mini Shop yang menjadikan wisatawan lebih nyaman dan betah di JOP. Khawatir capek berkeliling? Tenang, JOP menyediakan kendaraan untuk menjelajahinya. Wisatawan bisa memilih diantara air wheel, hoverboard, e-bike, golf car ataupun kereta mini mall. Seru bukan? Agendakan yuk untuk menjelajahinya.

Jumat, 04 Mei 2018

Mengagumi Goa Terawang, goa yang terang tanpa penerangan




Kabupaten Blora merupakan kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Keadaan geografis Kabupaten Blora termasuk dalam dataran rendah serta perbukitan di ketinggian 20-280 mdpl. Dengan letak geografis yang demikian, terdapat banyak tempat wisata alam yang asri nan menyejukkan.
Bagi masyarakat Blora, Kudus, Demak, Pati, Ngawi, Semarang dan sekitarnya mungkin bukan hal baru lagi ketika mendengar nama “Goa Terawang”.  Goa Terawang  berada di kawasan Hutan KPH Blora. Tepatnya terletak di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Tempat wisata ini menyatu dengan alam dan memiliki keindahan eksotik di mata wisatawan.


Goa ini terbentuk dari endapan batu gamping yang diperkirakan lebih dari 10 juta tahun silam. Dengan mempunyai panjang sekitar 180 m dan kedalaman 5-11 m di bawah permukaan tanah. Pengunjung dapat masuk ke dalam goa tanpa penerangan karena di tengah goa terdapat lobang yang cukup lebar. Sehingga dapat melihat dan “menerawang” pohon-pohon jati yang tampak lebih tinggi dari dalam goa melalui lubang-lubang terawang yang ada. Pantulan matahari yang masuk sudah cukup menjadi penerang untuk melihat keindahan stalaktit dan stalagmit yang ada.

Pemandangan yang unik bukan? Karena suasana goa di siang hari yang identik dengan kegelapan, tidak berlaku disini. Dalam kawasan di lahan sekitar 13 ha ini, juga terdapat beberapa goa seperti Goa Suru, Goa Kidang dan Goa Manuk yang tak kalah indahnya. Selain itu terdapat 5 goa kecil dan 1 sendang yang dapat melengkapi keindahan pemandangan alam disini. 

Embung Banjaroya, indah dengan patung durian



Berlibur di Kota Jogja kurang lengkap rasanya jika tidak menjelajah di Kabupaten Kulon Progo. Di kabupaten ini banyak terdapat destinasi wisata yang dapat anda jadikan referensi tempat wisata. Salah satunya kawasan wisata yang berada di perbukitan Menoreh. Di perbukitan ini terdapat waduk mini Kalibawang atau biasa disebut Embung Banjaroya yang merupakan wisata alam berbentuk waduk berukuran mini.
Letak tempat wisata ini tepatnya berada di Jln.Kalibawang – Sendang Sono, Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Tempat ini cocok sebagai tempat wisata keluarga maupun sekedar berlibur menikmati keindahan alam. Pengunjung Embung Banjaroya dapat merasakan sensasi keindahan alam dari ketinggian, ketika cuaca cerah dapat melihat anggunnya Gunung Merapi dan Merbabu.

baca juga : disini

Satu lagi keindahan yang ditawarkan tempat ini, dengan terdapatnya patung durian berukuran besar yang diletakkan di pintu masuk waduk. Patung tersebut merupakan simbol bahwa daerah Kalibawang adalah sentra durian Menoreh terbaik. Bahkan, jika musim durian sering diadakan festival durian disini. Kabar gembira nih buat pecinta durian..
Pesonanya menarik untuk dikunjungi bukan?



Berlibur ke tempat sejarahnya Medan



Kota Medan memiliki beberapa tempat sejarah yang dapat dijadikan tempat berlibur. Salah satu peninggalan kolonial Belanda bernama Gedung London Sumatera terletak di kawasan Jln.Kesawan, Medan. Gedung ini biasa disebut Gedung Lonsum yang selesai dibangun di tahun 1906. Gedung ini dibangun oleh David Harrison pemilik perkebunan karet Harrison & Crossfield Company yang berpusat di Kota London.   
Jangan salah, walaupun bangunan ini dibangun di tahun 1906 namun fasilitas nya mengagumkan. Di gedung menggunakan teknologi lift yang menjangkau lima lantai. Pada masa itu, gedung ini berfungsi sebagai kantor perdagangan dan perkebunan. Yang saat ini digunakan sebagai gedung perkantoran Lonsum yang telah berdanti nama menjadi PT PP London Sumatera.


Dengan letak bangunan yang strategis dan berada di pusat kota menjadikan tempat ini banyak didatangi para pengunjung yang penasaran dengan keberadaaannya. Bangunan ini bergaya arsitektur London dipengaruhi gaya Eropa yang tampak dari bentuk jendela panjang dan lebar plus tiang-tiang tangga besar di depan pintu masuk.

Rabu, 02 Mei 2018

Menghabiskan waktu berlibur dengan camping di Bukit Pare




Berlibur sebentar lagi.. Sudah menentukan tempat untuk berlibur? Jika menginginkan berlibur di tempat yang bernuansa alam dengan udara yang menyejukkan, anda apat berlibur ke Bukit Pare. Bukit Pare ini terletak di kawasan Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Untuk menjangkau tempat ini, dibutuhkan jarak perjalanan sekitar 15 km dari kantor Kecamatan Ngrayun atau dapat ditempuh dengan waktu sekitar 20 menit.
Untuk sampai ke puncak bukit, pengunjung memerlukan waktu sekitar 3-4 jam. Setelah kendaraan terparkir, pengunjung melakukan perjalanan menelusuri jalan setapak. Yang dapat ditempuh sekitar 45 sampai 50 menit untuk sampai ke puncak bukit. Perlu diingat, sebelum berkunjung siapkan stamina yang oke. Dikarenakan pengunjung kudu melewati track yang tak mudah dan membuat berkeringat untuk bisa mendaki Bukit Pare.

simak : wisata-wisata kekinian disini
Pengorbanan pengunjung yang dilalui selama perjalanan akan terbayar ketika melihat panorama yang disajikan. Pengunjung akan menyaksikan keindahan alam yang masih natural. Pesona sebuah tanah lapang yang hijau, yang mana dikelilingi tanaman pohon pinus yang begitu rindang.
Ada baiknya, pengunjung datang untuk menikmati keindahan alam ini setelah musim hujan. Ketika musim kemarau lokasi wisata ini terkadang kering sehingga tidak ditemukan keindahan hijaunya alam. Hamparan perbukitan hijau dan cuaca yang sejuk, cocok buat referensi tempat camping. Bahkan ketika malam hari dan cuaca cerah, pengunjung dapat menyaksikan kerlap-kerllip gugusan bintang di langit biru.
Mengasyikkan bukan?

Candi Arjuna, suasana Dieng dengan latar bangunan kuno nan antik



Pernah mengunjungi Dataran Tinggi Dieng? Pernah mampir ke salah satu sudut dari kawasan tersebut? Mampir Candi Arjuna misalnya..
Candi Arjuna adalah sebuah bangunan candi Hindu yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Meski secara administratif masih masuk kawasan Wonosobo, namun candi ini tetap terletak di ketinggian 2.093 mdpl. Seperti candi di Dieng pada umumnya, masyarakat memberikan nama tokoh pewayangan Mahabarata sebagai nama candi. Candi Arjuna menyajikan pesona landscape dataran tinggi Dieng yang berpadu dengan mahakarya agung peninggalan peradaban Kerajaan Mataram Kuno menyatu dalam hawa dingin dataran tinggi Dieng.
Di kompleks ini juga terdapat Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Candi Sembadra. Diantara candi-candi yang ada Candi Semar adalah candi perwara atau pelengkap dari Candi Arjuna. Latak kedua bangunan candi ini saling berhadapan. Untuk Candi Arjuna berukuran 6x6 m menghadap ke arah barat. Dan di bagian pintu maasuk beserta relung-relungnya dihiasi kala makara. Bagian atap candi berjenjang dengan menara-menara kecil di setiap sudut yang memberikan kesan seni yang melekat.
Disekeliling candi terdapat jalur bebatuan kerikil yang difungsikan sebagai jalur bagi umat Hindu yang sedang bersembahyang untuk berkeliling mengitari candi. Kompleks Candi Arjuna merupakan candi tertua di tanah Jawa, yang diperkirakan dibangun pada abad ke 9 Masehi. Perkiraan tersebut diperkuat dengan bukti penemuan sebuah prasasti dengan aksara Jawa Kuno. Yang kemudian prasasti tersebut merupakan prasasti tertua yang disimpan di Galeri Museum Nasional, Jakarta.


Pengunjung dapat mengunjungi Museum Kailasa. Di museum ini pengunjung dapat menyaksikan aneka prasasti dan arca, replika candi, peralatan dapur dan perkebunan warga Dieng. Selain itu dapat menggali sejarah Kompleks Candi Arjuna secara menyeluruh. Selain berwisata, akan dapat pengetahuan tentang sejarah dari tempat wisata ini.

Selasa, 01 Mei 2018

Habiskan weekend seru di Bedadung, Jember



Kota Jember merupakan sebuah kabupaten di Jawa Timur yang terletak di bagian timur. Kota ini dikenal sebagai kota penghasil tembakau terbesar di Indonesia. Selain itu, Jember juga dikenal dengan sebutan daerah seribu bukit karena memiliki bukit dengan jumlah seribu lebih yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jember. Namun seiring berjalannya waktu bukit-bukit tersebut, kini terancam musnah karena penambangan pasir di bukit secara berlebihan.

Dalam keramaian Kota Jember, terdapat obyek-obyek wisata yang dapat anda kunjungi. Di pusat Kota Jember kira-kira 3 km ke arah barat terdapat tempat wisata Bedadung. Dengan berada di kawasan kota menjadikan obyek wisata ini cukup mudah diakses oleh pengunjung. Pengunjung dapat berwisata keluarga di Bedadung ini, dengan pemandangan yang terkesan asri di sisi Sungai Bedadung.


Adapun kegiatan yang ditawarkan obyek wisata ini diantaranya pengunjung dapat berenang di pemandian anak dan dewasa. Atau sekedar bersantai di gazebo dan taman sambil menikmati pemandangan. Satu lagi yang sayang untuk dilewatkan yaitu pengunjung dapat mendayung perahu bersama-sama dan bersepeda bukit di tempat wisata ini.

Bagaimana? Seru bukan? Dapat dijadikan referensi untuk weekend kali ini..


Selasa, 27 Maret 2018

Pulau Senja, pulau terpisah yang jarang terjamah



Provinsi Sulawesi Tenggara berbatasan dengan laut yang memiliki keindahan yang pantas untuk dijelajahi. Bahkan terdapat juga pulau-pulau kecil yang terletak terpisah. Diantaranya terdapat Pulau Senja yang terpisah di pinggir pulau Sulawesi. Pulau ini terletak diantara Pantai Nambo dan Air Terjun Moramo.
Pulau ini tergolong tempat wisata yang belum banyak dikunjungi, namun memiliki panorama daratan dan bawah lautnya yang menawan. Pasirnya putih bersih, airnya biru dengan kedalaman sekitar 5 m dengan kondisi karang yang masih terjaga. Pengunjung diharapkan mempersiapkan bekal terlebih dahulu, karena di pulau tak berpenghuni ini fasilitas masih minim.
Perjalanan menuju pantai ini bakal memberikan pengalaman seru. Dapat ditempuh sekitar satu jam dari Kota Kendari menuju dermaga Windonu. Dari dermaga Windonu perjalanan dilanjutkan ke Pulau Senja menghabiskan waktu sekitar 20 menit dengan menyewa kapal.


Di pulau ini, pengunjung akan dimanjakan dengan keindahannya yang unik dan air laut yang tenang. Dengan pemandangan tebing yang indah dan bentuk pantai yang melengkung. Di bagian tengahnya terdapat sebuah bukit dan bukit-bukit kecil lainnya yang berbentuk runcing. Bukit tersebut menjulang tinggi dipenuhi beragam pepohonan hijau yang rimbun, menambah keeksotisan  pulau ini.
Dengan keindahannya, Pulau Senja dapat menjadi salah satu pilihan jika anda sedang berwisata ke Kendari.

Kamis, 22 Maret 2018

Danau Mas Harun Bastari, indah dikelilingi perbukitan



Provinsi Bengkulu terkenal dengan deretan pantainya yang menakjubkan. Namun, tidak hanya keindahan pantainya saja yang dapat anda nikmati. Anda dapat mengunjungi tempat wisata alam yang banyak pilihan. Diantaranya terdapat tempat wisata danau bernama Danau Mas Harun Bastari yang terletak di Kabupaten Rejang Lebong.
Danau ini memiliki pesona alam yang begitu indah dengan posisi yang dikelilingi Bukit Barisan. Sehingga mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi wisata alam ini. Danau Mas Harun Bastari terletak di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Wisatawan dapat menikmati udara sejuk pegunungan sembari naik perahu mengeliling danau. Atau dapat juga merasakan sensasi serunya bermain sepeda air.
Ingin berlibur ke Kota Jogja? klik disini

Tempat ini berada tak jauh dari kawasan pendakian Bukit Kuba, dan merupakan salah satu tempat wisata keluarga  yang menyejukkan. Di sekitar kawasan ini juga dikelilingi kebun sayur mayur dan kebun buah stroberi yang dapat dikunjungi. Selain itu terdapat juga taman bunga yang berwarna-warni, menambah keindahan yang tercipta. 

Rabu, 21 Maret 2018

Bukit Paralayang, menikmati Jogja dari ketinggian



Kota Jogja memang memiliki pesona alam yang tak kalah menarik dengan wisata di kota lainnya. Bisa dibilang wisata di Jogja masih banyak yang belum ter-ekspos keberadaannya. Seperti hal nya dengan Bukit Paralayang. Bukit ini masih belum banyak yang mengenal, sebagaimana Pantai Parangtritis yang telah dikenal wisatawan Indonesia maupun mancanegara.
Lokasi wisata Bukit Paralayang ini tak jauh dari pantai dan menjadikan Pantai Parangtritis sebagai ikon utamanya. Dari atas bukit ini, wisatawan dapat menikmati keindahan pantai, damparan sawah dan rumah penduduk dari ketinggian.
Ketika sore menjelang, wisatawan yang masih tinggal dapat menikmati keindahan moment sunset dari puncak bukit. Puncak bukit ini, terkadang juga dipakai sebagai lokasi event-event olahraga seperti event lepas landas paralayang atau gantole. Kalau ingin naik paralayang perlu menyewa pemandunya juga. Meski Pantai Parangtritis masih ikut Kabupaten Bantul, Bukit Paralayang ini sudah masuk kawasan Kabupaten Gunung Kidul tepatnya di Desa Giricahyo.

berlibur di Jogja? simak disini

Bukit ini terletak sekitar 3 km dari garis pantai dengan jalanan yang  menanjak. Adapun rutenya dari Pantai Parangtritis wisatawan dapat ngambil jalan ke arah kiri menuju jalur lintas selatan. Setelah menjumpai pertigaan, ngambil yang ke arah kanan. Terdapat fasilitas cukup, seperti terdapatnya toilet, mushola maupun warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.
Setelah puas menikmati bagian selatan Kota Jogja dari ketinggian, wisatawan dapat sekaligus mengunjungi wisata lain di sekitar kawasan ini. Misalnya ke Pantai Parangtritis, Gumuk pasir, Pantai Parangkusumo, ataupun sekedar mencicip kuliner di Pantai Depok.

Sabtu, 17 Maret 2018

Menjelajah puncak tertinggi di Indonesia, Carstensz Pyramid



Indonesia memiliki keindahan wisata alam yang mempesona. Keindahan wisata bawah laut hinggga wisata pegunungannya. Indonesia mempunyai puncak tertinggi yaitu Puncak Jaya. Puncak jaya atau Carstensz Pyramid ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di Provinsi Papua.
Puncak yang mempunyai ketinggian 4.884 m ini, memiliki glester Carstensz disekitarnya.  Glester disini merupakan satu-satunya glester tropika di Indonesia yang dikhawatirkan akan keberlangsungannya. Karena kemungkinan besar akan segera lenyap akibat efek dari pemanasan global.
Kawasan puncak ini termasuk beriklim tropis, namun juga memiliki beberapa kondisi yang spesifik lokal. Menurut Badan Metereologi dan Geofisika curah hujan di kawasan Kabupaten Puncak Jaya memiliki curah hujan tinggi jumlah hari hujan rata-rata 206 hari pertahunnya. Di daerah pegunungan suhu udara tertinggi 32°C, dan suhu terendah dapat mencapai 9°C pada malam hari. Sehingga kabut sering menyelimuti pada pagi dan sore hari, yang mengakibatkan menghambat lalu lintas penerbangan.
ingin berlibur ke Kota Jogja? baca disini
Wisatawan yang mendaki kawasan puncak dapat melihat salju bahkan es abadi yang langka di Indonesia. Tumpukan salju di bebatuan salju menjadi pemandangan hingga tiba di puncak. Atau mungkin lebih tepat disebut es abadi karena berupa bongkahan es. Untuk mencapai Puncak Carstensz Pyramid, wisatawan harus menggunakan sepatu es untuk keamanannya. Wisatawan dapat sepuasnya mengambil gambar dan menikmati keindahan yang tersaji, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi tentunya.

Sabtu, 03 Maret 2018

Kampung Coklat, desa wisata edukasi tentang coklat




Berada di Kota Blitar, tak hanya wisata alam yang dapat anda coba. Banyak pilihan tempat wisata yang tentunya memberikan sensasi berbeda. Termasuk terdapatnya sebuah kawasan wisata edukasi di wilayah Kabupaten Blitar. Yang dikenal dengan nama Wisata Blitar Kampung Coklat.
Sesuai namanya, tempat ini menawarkan sensasi berbagai macam makanan coklat. Wisata edukasi ini terletak di Kabupaten Blitar, yaitu Jl. Banteng Blorok 18 Desa Plosorejo, Kademangan, Blitar. Pengunjung dapat menikmati berbagai olahan coklat yang memikat, mulai dari menu ice cream, mie coklat, hingga kue coklat.
Selain berwisata pengunjung juga dapat melaksanakan edukasi di Kampung Coklat. Banyak hal yang dapat di[elajari disini, pengunjung dapat bermain dan belajar di luar ruangan sekolah yang membuat belajar lebih mengasyikkan. pengunjung juga dapat belajar bagaimana cara membudidayakan kakao (tumbuhan coklat), dan bagaimana proses membuat olahan coklat. Ditambah lagi, pengunjung dapat menghias coklat sesuai kreasi masing-masing.
Kampung Coklat menyediakan tim pemandu wisata yang dapat menjadi guide untuk melakukan field trip ketika berada di tempat edukasi ini. Pengunjung mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan baru selama mengikuti field trip tersebut. Pengunjung juga terkadang diajak untuk mencicipi cokelat asli buatan Kampung Coklat ini.

Desa Wisata Boro, alternatif berlibur dengan nuansa menyegarkan




Kesibukan dan kegalauan terkadang membuat kita ingin melepaskannya pada alam dengan suasana nyaman dan menenangkan. Seperti dengan menyatu bersama alam, melakukan permainan di alam yang asri. Di Yogyakarta terdapat beberapa desa wisata yang memiliki nuansa alam masing-masing. Di antara desa wisata tersebut ada Desa Wisata Dolan Desa Boro Kulon Progo yang  bisa anda jadikan pilihan.
Letak desa wisata tersebut tak jauh dari pusat Kota Jogja dan menjadi tempat favorit traveler dan tempat yang instagram-able. Pengunjung akan disuguhkan pemandangan Pegunungan Menoreh yang indah. Bentangan barisan bukit yang memanjang,  sawah yang hijau, dan sungai dengan bebatuan besar terrangkai begitu menakjubkan. Tempat ini menawarkan berbagai kegiatan menarik dengan memanfaatkan keindahan alamnya. Dari kegiatan outbound, wisata pedesaan, bumi perkemahan, wisata air hingga pelestarian alam.
Desa wisata yang diapit beberapa aliran sungai ini menawarkan 4 paket wisata pedesaan. Pengelola menyediakan paket bernama Paket Petualang Cilik, Paket  Live In, Paket Outbound, dan Paket Pulang ke Desa. Paket Petualang Cilik, paket ini khusus dibuat untuk anak-anak usia Sekolah Dasar. Kegiatan di paket ini menggabungkan serangkaian aktivitas cinta alam, cinta  budaya dan detektif air. Anak-anak akan diajak membajak sawah hingga bercocok tanam, beraktivitas layaknya menjadi petani.
Di paket outbound dewasa, harga yang ditawarkan bermacam-macam tergantung outbound yang dipilih, mulai dari 65k hingga 100k. Sedangkan untuk Paket Pulang ke Desa dan paket Live In, merupakan paket yang menawarkan pengunjung merasakan kehidupan masyarakat sekitar dan adanya interaksi dengan masyarakat sekitar. Yang membedakan paket Live In ada acara menginap di rumah-rumah penduduk, sedangkan Pulang ke Desa tidak disertai menginap.
Pengunjung akan merasakan kehidupan keseharian orang-orang desa. Untuk wisata seperti arung jeram dapat dilakukan di Sungai Elo dan Progo. Dan untuk aneka permainan air dapat dilakukan di Selokan Mataram. Dengan segala aktivitas dan keindahan alam disini, pengunjung dapat membawa banyak kenangan dan foto yang eksotis..

Jumat, 02 Maret 2018

Pantai Umbul Waru, satu tempat wisata dengan dua panorama


Bosan weekend dengan menghabiskan waktu dirumah? Keluarlah, nikmati keindahan yang diberikan Allah SWT pada alam disekeliling kita. Keindahan wisata pegunungan, wisata air terjun, wisata pantai dan keindahan alam lainnya. Termasuk juga air terjun yang berada di tepian pantai, dua panorama keindahan yang menjadi satu berada di Kota Blitar.
Tempat wisata tersebut lagi nge-hits di kalangan traveller, bernama wisata Pantai Umbul Waru. Pantai ini bisa dibilang cukup sempit jika dibandingkan dengan pantai disekitarnya. Sempitnya pantai dan tebing karang membuat pengunjung yang main ke pantai ini tidak bisa menikmati apabila ombak pantai sedang pasang. Wisata ini tergolong unik, jarang ada panorama seperti ini. Terdapat air terjun yang mengalir dari atas bukit yang berada di kawasan pantai menuju ke Samudra Hindia.
Akses menuju pantai yang terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar ini, cukup sulit karena harus melalui jalanan yang terjal dan sempit. Kendaraan hanya dapat diparkir di pinggir jalan utama dan pengunjung harus berjalan melewati kebun. Dari puncak air terjunnya, air yang mengalir kebawah tidak begitu banyak, seandainya pengunjung berada diatas tidak khawatir jika terseret air.
baca juga : wisata-wisata Jogja
Di bawah air terjun,  pantainya masih bersih dan asri. Pantai ini dibentengi oleh tebing setinggi lebih dari 20 m. Sehingga untuk turun kepantai pengunjung harus menuruni tebing dengan elevansi 70°. Dan disarankan kalau berkunjung kesini tidak membawa anak-anak karena tempat menuju pantainya sangat curam. Ketika ombak sedang surut, pengunjung dapat menikmati air terjunnya. Namun ketika ombak sedang  pasang jangan paksakan untuk merasakan air terjun dari bawah karena berbahaya, ombak terkadang dapat menghantam sampai ke dinding tebing.

Ternyata Blitar punya wisata perpaduan pantai dengan air terjun yang cukup memukau untuk dikunjungi..

Air terjun Sidoharjo, tertinggi di Yogyakarta



Mengunjungi wisata air terjun memberikan sensasi alam yang masih kental dengan kesegaran dan kealamiannya. Di Provinsi Yogyakarta terdapat beberapa air terjun, namun air terjun Sidoharjo merupakan yang tertinggi diantara yang lainnya. Air terjun ini sesuai namanya, terdapat di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.
Air terjun ini juga dikenal sebagai air terjun yang memiliki kejernihan air dan bening jika tidak waktu hujan. Ketika hujan, terkadang air menjadi sedikit keruh namun disisi lain saat itulah debit airnya menjadi besar. Sehingga pengunjung dapat merasakan derasnya air yang mengalir. pengunjung dapat melakukan diving di bawah air terjun, terasa menyenangkan dengan sensasi yang terberi.
Air Terjun Sidoharjo mempunyai ketinggian sekitar 75 m dan kemiringan hampir 90°, sehingga air jatuh begitu saja dari tebing batu cadas. Lokasi air terjun agak tersembunyi, dan sepanjang perjalanan  pengunjung disuguhkan pemandangan yang menawan. Hamparan sawah, deretan gunung dan suasana pedesaan menjadi kombinasi yang pantas untuk dinikmati. Ketika mendekati kawasan, jalanan semakin sempit dan menanjak. Dan pengunjung harus berjalan kaki sejauh ±200 m ke arah air terjun.
Air terjun yang terletak di lembah dan diantara dua tebing tinggi, karena ketinggiannya pengunjung harus menengadah untuk melihat ujung air terjun. Dan pengunjung dapat merasakan percikan kecil air dari jarak beberapa meter disekelilingnya. Letak kawasan ini berjarak sekitar 5 km dari Pasar Dekso. Pengunjung harus hati-hati dalam berkendara di tanjakan jalan pegunungan. Semua perjuangan di perjalanan akan terbayar, dengan kenikmatan alam air terjun yang jernih dan dingin, yang cocok untuk melepas lelah dan bermain air sepuasnya.

Sensasi malam Minggu berbeda, di Taman Pecut Kota Blitar



Bermain bersama keluarga tidak harus melulu tentang pergi ke pantai, atau ke waterpark. Ada saatnya anda harus mencoba bersantai menikmati keindahan Kota Blitar. Di pusat Kota Blitar terdapat sebuah taman yang mempunyai ciri khas dengan terdapatnya sebuah tugu iconik berbentuk tangan yang mengacungkan pecut yang memiliki sejarah tersendiri. Sesuai ikonnya, tempat itu bernama Taman Pecut Kota Blitar.
Konon, patung pecut ini dibuat untuk menjadi simbol Pecut Samandiman, yakni pusaka yang dimiliki oleh Adipati Blitar. Menurut mitos yang berkembang di masyarakat, pecut tersebut digunakan oleh Adipati untuk menghalau amukan lahar Gunung Kelud.
Lantas, apa sih keistimewaan Taman Pecut Blitar? Taman yang masih berada dalam satu kompleks dengan Alun-Alun Blitar ini menyajikan suasana taman berbeda.  Taman ini dilengkapi dengan instalasi air yang dapat menghasilkan atraksi air mancur. Anda bisa menemukan atraksi air mancur di malam hari dan di waktu-waktu tertentu. Ketika instalasi dinyalakan, air berpancuran dipadu dengan permainan lampu membuat suasana malam di Kota Blitar menjadi semakin hidup.
Jadwal rutin atraksi air mancur tersebut di setiap sabtu antara pukul 19.30-21.00. Taman Pecut Kota Blitar akan dipadati pengunjung untuk menyaksikan air mancur warna-warni yang mengikuti irama lagu yang diputar. Sepantasnya, jika malam minggu sering macet di kawasan ini. Taman ini merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau di Kota Blitar.

Rabu, 28 Februari 2018

Mengunjungi pantai yang memiliki sensasi “Tanah Lot” ala Provinsi Bengkulu



Eksotisme pantai yang diciptakan Tuhan di sepanjang pantai Indonesia pantas untuk dikagumi. Bahkan hampir setiap pantai memiliki ciri khas yang membedakan dengan pantai lainnya. Kota Bengkulu memiliki pantai yang indah, diantaranya Sungai Suci. Sungai Suci terletak di Kabupaten Bengkulu Tengah, dengan kawasan yang terbentang sepanjang 2 km.
Tepatnya berada di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupatan Bengkulu Tengah. Dengan jarak 15 km dari pusat Kota Bengkulu atau sekitar 25 km dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno. Wisatawan dapat menikmati pemandangan yang berbeda di pantai ini. Di kawasan pantai ini terdapat pulau kecil yang dapat dijangkau dengan cara menyeberangi jembatan gantung. Dua jembatan gantung tersebut dibuat menggunakan bahan utama tali tambang dan potongan papan dengan penahan beban di kedua sisi ujungnya.
Melewati dua jembatan yang menghubungkan pulau kecil terpisah ini, seperti pemandangan yang ada di Tanah Lot Bali. Berasa menikmati Tanah Lot versi Bengkulu di Pantai Sungai Suci ini. Selain itu, pengunjung dapat pula menikmati sensasi jembatan gantung di atas deburan ombak Samudra Hindia. Tempat ini menjadi spot wajib pengunjung untuk berfoto saat berkunjung ke Pantai Suci. Dengan background keindahan jembatan, dan pantainya.
Sungai Suci ini dapat menjadi tempat bersantai, refreshing menikmati sepoinya semilir angin pantai sembari menikmati keindahan ombak yang memecah karang di antara tebing bebatuan. Bentangan Pantai Suci didominasi tebing yang curam terbentang dari ujung ke ujung.
Dan keunikan lain dari pantai ini selain terdapat jembatan gantung dan pulau kecil adalah namanya. Meskipun pantai ini bernama Pantai Suci, namun sebenarnya tak ada sungai, karena nama Pantai Suci merupakan nama kawasan tepi pantai tersebut. Jadi, jangan mencari sungai ketika berkunjung di Tanah Lot-nya Bengkulu ini, nikmati saja keindahan pantainya..

Selasa, 27 Februari 2018

Kolam ombak, wahana andalan di Teejay Waterpark




Provinsi Jawa Barat memiliki Kota Tasikmalaya di bagian tenggara. Kota Tasikmalaya yang mendapat julukan “Sang Mutiara dari Priangan Timur” merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang memiliki berbagai macam pilihan tempat wisata. Dari wisata alam, hingga wisata buatannya. Kota ini memiliki sejumlah wisata andalan yang dapat anda jadikan tempat berlibur yang menyenangkan.
Di kota ini pula anda dapat menikmati keseruan di tempat wisata keluarga Teejay Waterpark. Teejay Waterpark merupakan tempat wisata permainan air yang dilengkapi dengan berbagai wahana yang dapat anda coba. Teejay Waterpark dibangun dengankonsep yang mewah berada di lokasi wisata belanja Asia Plaza. Sehingga tempat ini menawarkan kegiatan berwisata yang komplit yaitu wisata air dipadukan wisata belanja.
Dengan memiliki luas sekitar 28 ha, tempat wisata ini dilengkapi wahana bermain seperti kolam anak, kolam ombak, kolam arus, slider, gazebo. Yang menarik dari kolam ombak adalah datangnya ombak dadakan setiap 1 jam, pengunjung dapat menikmati gulungan ombak layaknya di sebuah pantai alami. Ketika menikmati wahana ombak ini pengunjung diharuskan memakai pelampung atau ban yang sudah disediakan.
baca: wisata Jogja kekinian
Keindahan tempat wisata ini tak hanya disajikan lewat wahana dan fasilitas permainan airnya saja, anda dapat menikmati keindahan di sekitar area kolam permainan. Sejumlah patung dengan desain yang unik diletakkan dikawasan tersebut, menambah indahnya pemandangan. Pepohonan yang ditanam disekitar pun juga menambah sejuk suasana. Anda juga dapat hunting foto dengan backround wahana tersebut.
Fasilitas lain yang disediakan seperti ruang gazebo,  parkir, kamar mandi umum, loker penyimpanan barang, ruang medis, serta tersedia area foodcount yang berbagai makanan yang bisa anda pilih. Lokasi wisata ini strategis sehingga membuat tempat ini tak sepi dari pengunjung. Teejay menjadi tempat yang sayang jika anda lewatkan ketika berlibur di Tasimalaya.