Senin, 12 Februari 2018

Menjelajah Taman Nasional Ujung Kulon, tempat hewan langka berada


Kabupaten Padeglang merupakan wilayah yang heterogen karena wilayahnya terdiri dari dataran rendah, hamparan pasir yang indah dan pegunungan dengan hutan tropisnya. Wilayah ini terdapat di Provinsi Banten yang berbatasan dengan Samudera Hindia dan Selat Sunda. Kabupaten Padeglang memiliki potensi wisata yang terkenal, yaitu terdapatnya Taman Nasional Ujung Kulon.
Taman nasional tersebut dinamai Ujung Kulon dikarenakan letaknya berada di ujung Pulau Jawa bagian barat, yang merupakan andalan wisata di Kabupaten Padeglang. Tahun 1958 pemerintah RI menetapkan kawasan ini sebagai kawasan cagar alam dan suaka margasatwa yang memiliki berbagai macam keistimewaan. Kawasan yang berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam ini memiliki luas sekitar 120.551 ha, terbagi menjadi 76.214 ha yang berupa daratan dan 44.337 ha berupa lautan dan daerah batu karang.
Tempat ini menjadi habitat dan tempat perlindungan satwa langka yang terancam kepunahannya, seperti badak bercula satu dengan tingkat populasi hanya sekitar 50-60 ekor. Terdapat pula jenis flora dan fauna langka lainnya sehingga oleh UNESCO ditetapkan sebagai Natural World Heritage Site. Kawasan ini terdiri dari Pulau Handeuleum, Pulau Peucang, Pulau Panaitan, Gunung Honje Utara dan Taman Jaya.
Terdapat satwa langka lainnya seperti rusa, badak jawa, babi hutan, lutung, harimau dan ratusan spesies burung. Kekayaan biota laut disini tidak diragukan lagi, denga keindahan terumbu karang yang menjadi tempat berlindung spesies ikan. Dengan kata lain, rusaknya terumbu karang berarti ancaman bagi ekosistem ribuan ikan yang ada di laut kawasan taman nasional ini. Di taman nasional ini juga tumbuh vegetasi tropis di kawasan area hutan lindung yang terdiri dari gunung dan pulau-pulau. Dan memiliki lebih dari 700 spesies tanaman yang diantaranya  terdapat tanaman langka di dunia.
simak : persewaan mobil murah
Wisatawan dapat menikmati sensasi berada dekat dengan hewan liar dengan mengunjungi Padang Rumput Cidaon. Disinilah kebanyakan hewan liar yang hidup di taman nasional berkumpul untuk mencari makan. Beberapa hewan yang sering muncul di kawasan ini antara lain, sapi, banteng, kerbau, burung merak kadang juga muncul badak bercula satu. Untuk melakukan kegiatan wild watching ini sebaiknya didampingi pemandu untuk mengarahkan melihat dari tempat aman.
Dihimbau wisatawan yang datang ke taman ini untuk ikut menjaga kelestarian alam dan bersihnya udara dari polusi. Di tempat ini, wisatawan belajar tentang bagaimana menghargai alam.

Taman nasional sekaligus tempat wisata yang menarik untuk dijelajahi bukan? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar