Kabupaten Padeglang merupakan
wilayah yang heterogen karena wilayahnya terdiri dari dataran rendah, hamparan
pasir yang indah dan pegunungan dengan hutan tropisnya. Wilayah ini terdapat di
Provinsi Banten yang berbatasan dengan Samudera Hindia dan Selat Sunda. Kabupaten
Padeglang memiliki potensi wisata yang terkenal, yaitu terdapatnya Taman Nasional
Ujung Kulon.
Taman nasional tersebut dinamai Ujung
Kulon dikarenakan letaknya berada di ujung Pulau Jawa bagian barat, yang merupakan
andalan wisata di Kabupaten Padeglang. Tahun 1958 pemerintah RI menetapkan
kawasan ini sebagai kawasan cagar alam dan suaka margasatwa yang memiliki
berbagai macam keistimewaan. Kawasan yang berada di bawah pengelolaan
Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam ini memiliki luas
sekitar 120.551 ha, terbagi menjadi 76.214 ha yang berupa daratan dan 44.337 ha
berupa lautan dan daerah batu karang.
Tempat ini menjadi habitat dan
tempat perlindungan satwa langka yang terancam kepunahannya, seperti badak bercula
satu dengan tingkat populasi hanya sekitar 50-60 ekor. Terdapat pula jenis
flora dan fauna langka lainnya sehingga oleh UNESCO ditetapkan sebagai Natural World Heritage Site. Kawasan ini
terdiri dari Pulau Handeuleum, Pulau Peucang, Pulau Panaitan, Gunung Honje
Utara dan Taman Jaya.
Terdapat satwa langka lainnya
seperti rusa, badak jawa, babi hutan, lutung, harimau dan ratusan spesies
burung. Kekayaan biota laut disini tidak diragukan lagi, denga keindahan
terumbu karang yang menjadi tempat berlindung spesies ikan. Dengan kata lain, rusaknya
terumbu karang berarti ancaman bagi ekosistem ribuan ikan yang ada di laut
kawasan taman nasional ini. Di taman nasional ini juga tumbuh vegetasi tropis
di kawasan area hutan lindung yang terdiri dari gunung dan pulau-pulau. Dan memiliki
lebih dari 700 spesies tanaman yang diantaranya
terdapat tanaman langka di dunia.
simak : persewaan mobil murah
simak : persewaan mobil murah
Wisatawan dapat menikmati sensasi
berada dekat dengan hewan liar dengan mengunjungi Padang Rumput Cidaon. Disinilah
kebanyakan hewan liar yang hidup di taman nasional berkumpul untuk mencari
makan. Beberapa hewan yang sering muncul di kawasan ini antara lain, sapi,
banteng, kerbau, burung merak kadang juga muncul badak bercula satu. Untuk melakukan
kegiatan wild watching ini sebaiknya
didampingi pemandu untuk mengarahkan melihat dari tempat aman.
Dihimbau wisatawan yang datang ke
taman ini untuk ikut menjaga kelestarian alam dan bersihnya udara dari polusi. Di
tempat ini, wisatawan belajar tentang bagaimana menghargai alam.
Taman nasional sekaligus tempat wisata
yang menarik untuk dijelajahi bukan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar