Jumat, 04 Mei 2018

Mengagumi Goa Terawang, goa yang terang tanpa penerangan




Kabupaten Blora merupakan kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur. Keadaan geografis Kabupaten Blora termasuk dalam dataran rendah serta perbukitan di ketinggian 20-280 mdpl. Dengan letak geografis yang demikian, terdapat banyak tempat wisata alam yang asri nan menyejukkan.
Bagi masyarakat Blora, Kudus, Demak, Pati, Ngawi, Semarang dan sekitarnya mungkin bukan hal baru lagi ketika mendengar nama “Goa Terawang”.  Goa Terawang  berada di kawasan Hutan KPH Blora. Tepatnya terletak di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Tempat wisata ini menyatu dengan alam dan memiliki keindahan eksotik di mata wisatawan.


Goa ini terbentuk dari endapan batu gamping yang diperkirakan lebih dari 10 juta tahun silam. Dengan mempunyai panjang sekitar 180 m dan kedalaman 5-11 m di bawah permukaan tanah. Pengunjung dapat masuk ke dalam goa tanpa penerangan karena di tengah goa terdapat lobang yang cukup lebar. Sehingga dapat melihat dan “menerawang” pohon-pohon jati yang tampak lebih tinggi dari dalam goa melalui lubang-lubang terawang yang ada. Pantulan matahari yang masuk sudah cukup menjadi penerang untuk melihat keindahan stalaktit dan stalagmit yang ada.

Pemandangan yang unik bukan? Karena suasana goa di siang hari yang identik dengan kegelapan, tidak berlaku disini. Dalam kawasan di lahan sekitar 13 ha ini, juga terdapat beberapa goa seperti Goa Suru, Goa Kidang dan Goa Manuk yang tak kalah indahnya. Selain itu terdapat 5 goa kecil dan 1 sendang yang dapat melengkapi keindahan pemandangan alam disini. 

1 komentar: