Gua Rancang Kencono berlokasi di Dusun
Menggoran II, Desa Bleberan, Kecamatan Playenn, Kabupaten Gunungkidul. Gua Rancang
Kencono merupakan gua purba yang pernah
digunakan pada jaman prasejarah. Gua ini belum begitu terkenal dibandingkan
gua-gua lainnnya di Kabupatenn Gunungkidul. Namun sudah banyak pengunjung yang
mendatanginya, bahkan mereka bisa memasang tenda untuk berkemah di sekitar gua.
Penamaan Rancang Kencono
karena gua ini dahulu digunakan pajurit Mataram untuk bersembunyi menyusun
rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena
digunakan untuk merencanakan kebaikan, maka dinamakan Rancang Kencono.
Baca: Sewa Mobil Jogja
Gua ini terbilang unik
karena memiliki ruangan yang cukup luas kira kira 20mx20m yang ditengahnya
ditumbuhi pohon klumpit yang berusia ratusan tahun. Pohon ini menjulang tinggi sehingga sampai diatas atap
gua. Bahkan tingginya melebihi pohon-pohon yang tumbuh di luar gua. Oleh penduduk
setempat, gua ini dianggap mistis.
Untuk memasuk gua ini,
pengunjung harus menuruni tangga batu. Dan pengunjung akan disambut oleh pohon
klumpit. Atap gua dihiasi oleh stalaktit yang kebayakann sudah mati. Sehingga hanya
sedikit yang meneteskan air. Ruangan ini tidak terlalu gelap karena sinar
matahari masih bisa masuk dan apabila malam hari di tempat ini masih bisa melihat
bintang dan bulan. Oleh masyarakat sekitar, ruangan ini biasa digunakan untuk
kenduri dan upacara panjatan doa. Bahkan kadang digunakan untuk pertandingan
tenis.
Di sebelah ruangan yang luas terdapat
ruangan yang terdapat batu untuk duduk bersila. Pada jaman prasejarah dahulu,
tempat ini digunakan untuk semedi.
Baca: Paket Wisata Jogja
Lebih masuk lagi, terdapat ruangan yang
sempit dan pengap yang hanya muat beberapa orang. Pintu masuknya pun hanya dari
batu, sehingga apabila badan pengunjung besar, maka tidak akan bisa masuk. Ruangan
inilah yang digunakan para prajurit Mataram saat berunding. Di dinding dalam
ruangan ini terdapat lukisan bendera merah putih dan kata-kata sumpah untuk
tetap berjuang melawan Belanda. Selain itu, di sisi lain terdapat lorong yang
menghubungkan Gua Rancang Kencono dengan air terjun Sri Getuk.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar