Penasaran dengan apa itu “De Mata Trick Eye Museum”? Yuk kita ulas..
De Mata Trick Eye Museum merupakan sebuah museum modern di Jogja yang memberikan
warna yang berbeda dan memberi kesan bahwa berkunjung ke museum tidak hanya
melulu tentang sejarah dan kebudayaan. Museum ini berisi lukisan-lukisan 3
dimensi yang mampu memberikan efek tipuan mata, sehingga lukisan-lukisannya
terlihat seolah nyata.
Sejak Desember 2013, De
Mata Trick Eye Museum menjadi wahana wisata yang berada di kompleks Pusat
Kerajinan dan Kuliner XT Square Yogyakarta. Lukisan-lukisan 3D dengan jumlah
sekitar 120 lukisan menjadi penghuni
labirin basement XT Square yang bisa digunakan sebagai background jepretan
pengunjung. De Mata Trick Eye Museum dibangun diatas lahan 1.500m² ini terletak
di XT Square, dibagian Gedung Umar Kayam (Lantai Basement), tepatnya di Jln.
Veteran, Umbulharjo, Yogyakarta.
baca : wisata di jogja
Berbagai tema lukisan
yang disuguhkan di De Mata Trick Eye Museum, seperti tema superhero, binatang, alam, roman,
olahraga, dan ornamen. Termasuk lukisan 3D
tokoh-tokoh terkenal dunia yang dilukis sangat
menyerupai bentuk aslinya sehingga pengunjung bisa seolah-olah berfoto dengan
tokoh nyata. Bahkan De Mata Trick Eye
Museum pernah mendapat penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) di tahun
2014 karena keunikan dan kekreatifan tempat ini. Museum ini sebagian merupakan
lukisan tangan, namun ada juga sejumlah lukisan yang merupakan hasil olahan
dari print digital.
Ribuan pengunjung telah
menikmati sensasi tipuan 3D yang mengagumkan
dengan berbagai pose dan latar belakang.
Museum ini bagaikan surga bagi yang suka bernarsis di depan kamera, karena
kegiatan wajib yang dilakukan pengunjung
adalah berpose dan berfoto. Dengan diabadikan dalam foto, efek 3D tersebut
tampak begitu jelas seolah anda menyatu dalam suasana gambar tersebut. Pengunjung
tak perlu bingung harus bergaya seperti apa, setiap lukisan di museum ini memiliki sebuah foto kecil yang
merupakan contoh pose yang bisa dijadikan referensi didepan kamera. Properti
penunjang untuk pengambilan gambar yang sempurna dan totalitas pun disediakan seperti
kostum tradisional Belanda, Jepang, Jawa, China, dan Korea. Ditambah, lukisan
disini diletakkan dengan konsep labirin sehingga membuat pengunjung tidak bosan.
baca : kota wisata disini
Diantara
lukisan yang terpampang, lukisan karya Petrus Kusuma yang lebih mendominasi
disini. Suasana gambar 3D diantarannya suasana lahar dingin, lereng Merapi,
Tugu Jogja, dan suasana lorong Taman
Sari. Terdapat juga lukisan yang menempatkan pengunjung seakan berada di suatu
tempat, suatu keadaan yang berbahaya ataupun bercengkerama dengan beberapa
figur ternama. Tipuan mata yang sempurna bukan?
Fasilitas wifi disediakan
dengan free sehingga mempermudah pengunjung untuk segera mengunggah foto-foto
ke sosial media. Biarkan saja dunia tahu bahwa Anda sedang berlibur di salah
satu tempat spektakulernya Jogja. Nah, Anda sudah punya foto saat diberi
setangkai mawar putih oleh Sri Sultan HB X atau berfoto dalam cengkeraman hulk?
Jika belum, cobalah kunjungi museum ini dan nikmati tipuan trik matanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar