Senin, 22 Januari 2018

Menanti sunrise dengan kelangkaan fenomena fire blue di Kawah Ijen




Ingin menikmati pesona kawah yang terletak di puncak gunung dengan fenomena berbeda? Mendatangi Gunung Ijen jawabannya. Pendakian gunung ini dapat dimulai dari beberapa tempat, karena letaknya di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Di puncak gunung berapi yang masih aktif ini terdapat sebuah danau kawah yang berada 2.443 meter di atas permukaan laut dikenal dengan nama Kawah Ijen. Perlu waktu sekitar 2,5 jam untuk dapat menjangkaunya.
Kawah Ijen juga dikenal sebagai danau dengan air paling asam terbesar di dunia. Dan juga tinggi kalderanya mencapai 500 m dengan luas area 5.466 ha dan kedalaman kawah 200 m. Dibalik kesan ekstrim yang dimiliki, Kawah Ijen menyambut dengan bentangan danau berwarna biru kehijauan dan memberikan sajian panorama yang mempesona. Ketika waktu menunjukkan pukul 02.00 hingga 04.00 dini hari, di dinding-dinding kaldera terdapat cahaya biru yang meliuk-liuk yang dikenal fenomena blue fire atau api biru. 


Fenomena blue fire sangat langka hanya terjadi di dua tempat di dunia, yaitu Islandia dan di Kawah Ijen. Blue fire terjadi akibat kuantitas gas belerang yang tinggi dengan tekanan dan suhu yang tinggi (mencapai 600°C). Api biru hanya terlihat di malam hari, karena reaksi ini jika siang berwarna kekuning-kuningan. Dari kawah ini, anda dapat bonus dapat melihat pemandangan beberapa gunung lain yang ada di kawasan Pegunungan Ijen.
Moment sunrise terlihat menawan dari ujung timur Pulau Jawa, yang perlahan muncul dari balik selimut kabut hingga semakin naik sosok danau ini terlihat seluruhnya. Tak heran bila wisatawan berbondong-bondong menngunjungi tempat ini untuk menyaksikan keindahannya.
Kawah yang masih dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen ini merupakan area pertambangan belerang terbesar di Jawa Timur yang masih menggunakan metode penambangan dengan cara tradisional. Ketika siang hari, di bibir Kawah Ijen anda dapat melihat aktivitas penambang belerang tradisional.


Pos pendakian Gunung Ijen berada di Paltuding, dari Kota Banyuwangi berjarak sekitar 38 kilometer. Jarak ini memang terbilang dekat, namun anda harus siap dengan kondisi jalanan yang tergolong buruk akibat sering dilalui oleh truk pasir dan truk pengangkut belerang. Jalur alternatif lain, melalui Kota Bondowoso. Meski dengan jarak tempuh lebih jauh, namun merupakan jalur alternatif karena kondisi jalan cukup baik dan disepanjang perjalanan ditemani pemandangan kebun kopi dan pepohonan yang rindang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar