Minggu, 17 Desember 2017

MENIKMATI INDAHNYA SELAT MADURA DI SURAMADU


Jembatan Nasional Suramadu ( dari singkatan Surabaya-Madura) merupakann jembatan terpanjang di Indonesia. Jembatan yang menghubungkan pulau Jawa(Surabaya) dan pulau Madura(Bangkalan) ini panjangnya mencapai 5438 meter.

Pada tanggal 20 Agustus 2003, pembangunan jembatan ini mulai dikerjakan. Presiden Megawati Soekarnoputri lah yang meresmikan pembangunan ini. Membutuhkan waktu sekitar 6 tahun untuk pengerjaannya. Pada tanggal 10 Juni 2009, jembatan Suramadu dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Tujuan dibangunnya jembatan Suramadu ini adalah untuk meningkatkan perekonomian dan pembangunan di Pulau Madura yang relatif masih rendah dibandingkan daerah lain di Provinsi Jawa Timur. Dan juga Kota Surabaya yang semakin padat karena penduduk Madura urbanisasi ke Surabaya, diharapkan dengan pemerataan ekonomi, urbanisasi bisa ditekan.

Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang, jembatan penghubung dan jembatan utama. Jarak permukaan air laut dan jembatan sekitar 35 meter sehingga kapal feri bisa melintas di bawah jembatan.

Jembatan ini merupakan jembatan tol pertama di Indonesia. Walau dikatakan jalan tol, namun pengendara sepeda motor bisa melewatinya. Sehingga untuk mengakses Pulau Madura lebih mudah dan lebing cepat dibandingkan naik kapal feri. Yang biasanya kalau untuk melintasi Selat Madura menggunakan kapal feri membutuhkan waktu 30 menit, dengan dibangunnya jembatan ini, bisa mengendarai sepeda motor hanya membutuhkan waktu 10 menit.

Sambil melewati jembatan Suramadu, para pengunjung akan melihat cantiknya Selat Madura. Apalagi kalau malam hari ditambah cahaya yang bergerak dan penuh warna seperti air mancur menari di atas langit.


Saat ini banyak masyarakat berbondong-bondong untuk datang ke Suramadu untuk menyaksikan kemegahan jembatan ini. Walau pengunjung tidak boleh berhenti di jalan tol, pengunjung bisa mengambil foto sambil berjalan. Dan apabila ingin mengambil foto tetapi tidak ingin melintasi jembatan Suramadu, , pengunjung bisa mengambil foto jembatan Suramadu dari bawah. Sebelum memasuki area jembatan atau tepatnya di pinggir pantai, pengunjung bisa menikmati keindahann Selat Madura dan juga keindahan jembatan Suramadu. Di sana juga disediakan parkir, persewaan perahu dan juga lengkap dengan warung makan dan toko souvenir.

TEBING BREKSI



Tebing breksi merupakan salah satu tempat wisata yang unik, karena obyek utamanya adalah tebing. Berlokasi di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan. Tebing yang terlihat seperti mahakarya seni raksasa ini diresmikan pada tanggal 30 Mei 2015 oleh Gubernur D I Yogyakarta.
Pada hari itu, diresmikan pula Tlatar Seneng yang masih satu kawasan dengan Tebing Breksi. Tlatar Seneng sebentuk area luas yang dilengkapi tempat duduk melingkar dan di tengah-tengahnya dilengkapi panggung berbentuk bulat yang digunakan untuk tempat pertunjukan kesenian daerah di sana. Tempat ini seperti Colosseum Roma Italia.
Silih berganti wisatawan yang mengunjunginya. Terutama para kawula muda yang suka berpetualangan, seperti panjat tebing, sepeda gunung dan fotografi. Tempat ini memiliki banyak obyek yang indah untuk berfoto. Terutama foto pre wedding. Hasilnya pasti sangat cantik.
Di puncak tebing, wisatawan bisa menyaksikan indahnya Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Candi Barong, kemegahan Gunung Merapi bahkan bisa melihat kota Yogyakarta. Untuk mencapai puncak, wisatawan tidak perlu khawatir. Karena di sisi tebing sudah ada anak tangga yang pinggirnya telah dilengkapi besi untuk pegangan. Di anak tangga ini wisatawan bisa berhenti sejenak untuk mengambil foto.
Tebing Breksi yang merupakan obyek wisata geo heritage ini tidak terbentuk secara alami. Tetapi berasal dari bukit batu yang terbentuk akibat terkikis aktivitas penambangan meterial bangunan oleh penduduk setempat yang sangat lama, yaitu sejak tahun 1980. Dan penambangan ini merupakan mata pencaharian penduduk.
Namun, ternyata setelah diteliti, bebatuan di lokasi Tebing Breksi ini termasuk batu kapur yang merupakan endapan abu vulkanik dari gunung api Purba Nglanggeran, Gunung Kidul yang sekarang sudah tidak aktif. Oleh karena itu. Lokasi ini termasuk dalam cagar budaya yang harus dilestarikan.
Oleh penduduk, larangan penambangan itu tidak menjadikan semangat mereka putus. Mereka menjadikan keindahan guratan bekas galian yang ada sebagai obyek wisata. Seniman lokal memahat beberapa sisi tebing bergambar wayang.

Sabtu, 16 Desember 2017

CANDI CETO


Candi Ceto termasuk salah satu candi yang bercorak agama Hindu. Dibangun pada masa kerajaan Majapahit yaitu sekitar abad ke-15 Masehi. Terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatann Jenawi Kabupaten Karangayar. Kompleks candi digunakan oleh penduduk dan peziarah yang beragama Hindu Sebagai tempat pemujaan.
Candi yang berlokasi di lerang Gunung Lawu dengan ketinggian 1496 dpl ini mempunyai suasana lembab khas pegunungan dan keindahan alam khas hutan hujan tropis. Candi Ceto juga memiliki keunikan, sehingga Candi Ceto merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak digemari.
Pertama kali Candi Ceto ditemukan pada tahun 1842 oleh Van de Vlies, seorang arkeolog Belanda. Waktu itu keadaan candi sangat memprihatinkan. Hanya terdapat 14 teras dan kondisi bebatuann ditutupi lumut. Pada tahun 1970, Canndi Cetho dipugar oleh Humardani, seorang asisten pribadi Presiden Soeharto.
Untuk sampai ke Candi Ceto, pengunjung memerlukan perjuangan. Lokasi yang berada di atas lereng bukit Lawu sehingga jalan selalu menanjak. Sepanjang perjalanan menaiki bukit, pengunjung disuguhi pemandangan hijaunya perkebunan teh.

Sampai di Candi Ceto, pengunjung akan menemukan sisi romantisme, eksotisme dan sisi mistis. Karena candi ini masih digunakan sebagai tempat ibadah penganut agama Hindu, para pengunjung yang akan memasuki candi diwajibkan memakai kain poleng yang telah disediakan oleh pihak pengelola.


Taman Nasional Bogani Nani Wartabone atau biasa disingkat TNBNW merupakan salah satu hutan lindung seluas 297,11 ha yang sebagian kawasan terletak di Provinsi Sulawesi Utara dan sebagian lagi terletak di Provinsi Gorontalo. Adapun pengelolanya yaitu balai TNBNW yang berada di Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara. Perjalanan dari kota Manado ke TNBNW membutuhkan waktu 4 jam.
Taman Nasional Bogani Noni Wartabone ini sebelumnya bernama Dumoga Bone. Taman ini berada di kawasan peralihan geografi daerah Indomalayan dan Papua-Australia sehingga memiliki berbagai keunikan.

Baca Juga: Paket Wisata Jogja

Beraneka ragam flora yang didominasi oleh kelompok ficus tumbuh di kawasan taman ini. Beberapa tanaman memiliki nilai ekonomis tinggi diantaranya nantu, kayuhitam, kayu besi, kayu inggris, cempaka dan metayangan. Juga terdapat berbagai flora yang lain seperti paku-pakuan, palem, rotan, hanjuang hijau dan bunga bangkai.

Selain memiliki berbagai macam flora, TNBNW juga memiliki berbagai fauna yang terdiri dari 24 jenis mamalia, 11 jenis reptilian, 2 jenis amfibia, 125 jenis aves, 19jenis ikan, 200 jenis kumbang dan 38 jenis kupu-kupu. Sebagian besar satwa merupakan satwa khas Pulau Sulawesi. Seperti monyet hitam(yaki), monyet dumoga bone, tangkasi, musang Sulawesi, anoa besar, anoa kecil, babirusa, kelelawar bone dan burung maleo.

Di kawasan TNBNW ini terdapat beberapa objek wisata yang menarik yaitu:
  1. Air Terjun Mengkang
Air terjun ini terletak di Desa Mengkang, Kecamatan Laloyan. Untuk menuju Air Terjun Mengkang dari Desa Laloyan harus berjalan kaki selama sekitar 3 jam dan apabila dari Taman Nasional Bogani Noni Wartabone membutuhkan waktu 1,5 jam dengan menggunakan mobil.
  1. Habitat Maleo Tambun
Habitat burung Maleo berada di wilayah Desa Tambun, Kecamatan Dumoga Timur. Tempat ini sebagai aktivitas mengamati perilaku burung maleo pada saat akan bertelur, mencari telur burung maleo dan lainnya. Di sini pengunjung bisa mengamati secara langsung. Apabila lelah, pengunjung bisa melepas lelah di sumber air panas yang ada di dekat lokasi peneluran burung maleo tersebut.

Baca: Persewaan Mobil Murah
  1. Sumber Air Panas Tambun
Sumber air panas ini terletak di Desa Tambun. Berada di lokasi OWA habitat maleo Tambun. Sumber air panas ini telah dikembangkan sehingga menjadi tempat pemandian air panas bagi pengunjung. Terutama para pengunjung OWA habitat maleo Tambun. Tempat ini anyak diminati karena dekat dengan ibukota kabupaten yang hanya berjarak sekitar 50 km.
  1. Air Terjun Tumpah
Air terjun tumpah berada di Desa Toraut Kecamatan Dumoga Barat. Apabila memulai perjalanan dari kantor balai TNBNW memerlukan waktu 2 jam dengan mengendarai kendaraan dan berjalan kaki selama 1,5 jam.
  1. Gua Batu Berkamar
Gua ini terletak di Desa Toruat. Untuk mencapainya memerlukan waktu 2 jam mengendarai kendaraan dari kantor balai TNBNW. Dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 4 jam. Di sini pengunjung dapat mengamati kehidupan tarsius dan burung hantu.
  1. Air Terjun Lombonga
Air Terjun Lombonga terletak di Desa Lombonga, Kecamatan Suwawa. Air terjun ini terdiri dari dua yaitu Lombonga I dengan ketinggian sekitar 20 meter dan Lombonga II dengan ketinggian sekitar 30 meter. Untuk mencapai Air Terjun Lombonga, pengunjung membutuhkan waktu 1 jam perjalanan dari Kota Gorontalo. Apabila dari TNBNW memerlukan waktu 8 jam. Sampai di pintu masuk desa, pengunjung harus berjalan kaki selama setengah jam.
  1. Puncak Bukit Linggua
Bukit Linggua berada di Kecamatan Dumoga Barat. Dengan ketinggian 700 meter dpl hanya dapat ditempuh dengan berjalankaki selama 3 jam dari stasiun penelitian Toraut. Di puncak bukit, pengunjung bisa menikmati panorama alam berupa hamparan hijau kawasan TNBNW dan pemukiman di wilayah Dumoga.

Jumat, 15 Desember 2017

PANTAI CANTIK LAGUNA KALIANDA


Apabila membicarakan tentang wisata ke Lampung, maka akan teringat pantai. Memang provinsi di ujung Sumatra ini memiliki banyak pantai yang indah. Salah satunya Pantai Laguna Helau Kalianda. Pantai ini terletak di Desa Ketapang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Berjarak sekitar 30 km dari Pelabuhan Bakahuni.
Pantai ini memiliki pemandangan langsung Selat Sunda. Pantai Laguna Helau mempunyai ciri khas yaitu hamparan pasir putih dan halus yang luas. Di ujung pantai terdapat gugusan batu karang dan bebatuan tanggul penahan abrasi.
Pantai ini begitu elok, sehingga siapapun pasti ingin merasakan dinginnya air dan riak ombaknya. Namun, jika ingin mandi jangan terlalu jauh karena pantai ini memiliki palung yang menjauh dari bibir pantai. Pengunjung bisa menyaksikan siluet Anak Krakatau(Gunung Rajabasa) yang merupakan anak dari gunung berapi Krakatau.

Dahulu pantai ini bernama Pantai Laguna Helau Resort. Sekarang berganti nama Alau-alau Boutique Resort. Sesuai namanya, pantai ini dikelola secara profesional dalam bentuk resort. Terdapat 8 cottage/pondok kayu yang dengan fasilitas lengkap. Jadi jika pengunjung ingin menikmati pemandangan pantai pada malam hari, pengunjung bisa menyewa pondok ini. Rasanya ingin sekali mengajak keluarga untuk wisata dan menginap di Pantai Laguna Kalianda.

Kamis, 14 Desember 2017

GUA RANCANG KENCONO



Gua Rancang Kencono berlokasi di Dusun Menggoran II, Desa Bleberan, Kecamatan Playenn, Kabupaten Gunungkidul. Gua Rancang Kencono  merupakan gua purba yang pernah digunakan pada jaman prasejarah. Gua ini belum begitu terkenal dibandingkan gua-gua lainnnya di Kabupatenn Gunungkidul. Namun sudah banyak pengunjung yang mendatanginya, bahkan mereka bisa memasang tenda untuk berkemah di sekitar gua.

Penamaan Rancang Kencono karena gua ini dahulu digunakan pajurit Mataram untuk bersembunyi menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena digunakan untuk merencanakan kebaikan, maka dinamakan Rancang Kencono.


Gua ini terbilang unik karena memiliki ruangan yang cukup luas kira kira 20mx20m yang ditengahnya ditumbuhi pohon klumpit yang berusia ratusan tahun. Pohon ini  menjulang tinggi sehingga sampai diatas atap gua. Bahkan tingginya melebihi pohon-pohon yang tumbuh di luar gua. Oleh penduduk setempat, gua ini dianggap mistis.

Untuk memasuk gua ini, pengunjung harus menuruni tangga batu. Dan pengunjung akan disambut oleh pohon klumpit. Atap gua dihiasi oleh stalaktit yang kebayakann sudah mati. Sehingga hanya sedikit yang meneteskan air. Ruangan ini tidak terlalu gelap karena sinar matahari masih bisa masuk dan apabila malam hari di tempat ini masih bisa melihat bintang dan bulan. Oleh masyarakat sekitar, ruangan ini biasa digunakan untuk kenduri dan upacara panjatan doa. Bahkan kadang digunakan untuk pertandingan tenis.

Di sebelah ruangan yang luas terdapat ruangan yang terdapat batu untuk duduk bersila. Pada jaman prasejarah dahulu, tempat ini digunakan untuk semedi.


Lebih masuk lagi, terdapat ruangan yang sempit dan pengap yang hanya muat beberapa orang. Pintu masuknya pun hanya dari batu, sehingga apabila badan pengunjung besar, maka tidak akan bisa masuk. Ruangan inilah yang digunakan para prajurit Mataram saat berunding. Di dinding dalam ruangan ini terdapat lukisan bendera merah putih dan kata-kata sumpah untuk tetap berjuang melawan Belanda. Selain itu, di sisi lain terdapat lorong yang menghubungkan Gua Rancang Kencono dengan air terjun Sri Getuk.



Rabu, 13 Desember 2017

Air Terjun Jumog, Surga yang Hilang???


Mendengar kata air terjun, seringkali terlintas dalam benak akan adanya air mengalir dari ketinggian, tempat sekitar yang sejuk dan rindang karena pepohonan. Begitu juga dengan air terjun Jumog ini, suasana asri dan sejuk tetap terasa meski pada siang hari. Belum banyak masyarakat luar kota yang mengetahui keberadaan, bahwa Karanganyar memiliki air terjun yang memukau dan sempat dijuluki surga yang hilang, karena sebelum resmi dibuka untuk umum kawasan ini masih tertutup semak belukar sehingga keindahannnya masih tersembunyi.

Baca juga: Tempat Wisata Asyik Lainnya di sini

Air terjun Jumog terdapat di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Jarak air terjun ini berada di sekitar 40 km dari Kota Solo. Meski air terjun ini tampak lebih sederhana sebab belum dikembangkan  sebagaimana Grojogan Sewu yang berada di Kabupaten Tawangmangu. Namun air terjun Jumog tetap memiliki keindahan yang khas. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 m.

Untuk bisa menikmati indahnya air terjun ini, Anda harus menuruni sedikitnya 116 anak tangga yang mana akan menjadi tantangan tersendiri. Pepohonan pakis di sisi luar tangga yang menempel pada tebing akan menaungi perjalanan Anda saat menuruni anak tangga. Dan semua lelah akan terbayar setelah Anda melihat pemandangan yang disuguhkan oleh kawasan air terjun Jumog. Untuk menemukan air terjun yang ada dibalik tebing, Anda harus melanjutkan perjalanan lagi sekitar 100 m.

Debit air terjun Jumog ini relatif stabil, tidak bertambah besar walaupun sedang musim penghujan dan tidak menurun dengan drastis saat musim kemarau datang. Dari limpahan air terjun yang tercipta, wisatawan dapat bermain air sepuasnya ataupun sekedar merendam kaki di aliran sungainya.

Baca: Sewa Mobil Avanza Terbaru

Kawasan air terjun Jumog ini juga dihiasi dengan adanya sebuah jembatan yang unik yang terletak persis di depan air terjun. Sehingga jembatan ini menjadi spot favorit wisatawan untuk mengambil foto-foto yang berlatar belakang keindahan air terjun Jumog. Selian itu, di kawasan ini juga terdapat bangku-bangku yang bisa digunakan untuk bersantai sekedar melepas lelah sambil menikmati hijaunya pepohonan yang ada.

Fasilitas penndukung lain juga tersedia sehingga menambah kenyamanan Anda ketika berkunjung. Seperti : kolam renang anak-anak, gazebo, arena bermain dan rest area yang menjual makanan dan minuman.

UMBUL SIDOMUKTI, KOTA SEMARANG DARI KETINGGIAN


Umbul Sidomukti ini merupakan wisata alam yang terletak di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Perjalanan yang berliku dan menanjak menemani perjalanan menuju Umbul Sidomukti, yang berada di lereng Gunung Ungaran. Setibanya di sana wisatawan akan disambut oleh sejuknya udara karena area wisata ini terletak di lereng gunung dan diapit dua jurang di kedua sisinya. Wisatawan juga dimanjakan oleh keindahan pemandangan kota Semarang dari ketingian.

Diantara tempat wisata yang ada di lereng Gunung Ungaran ini, Umbul Sidomukti menawarkan banyak wahana yang pantas untuk dicoba. Wahana favorit ditempat ini adalah berenang, terdapat kolam renang alami seperti di Umbul Ponggok, tetapi di kolam tersebut tidak dihuni ikan dan ukurannya juga relatif  lebih kecil. Tak seperti kolam renang biasanya, desain kolam Umbul Sidomukti berbentuk bulat dengan hiasan batu alam disisi-sisinya.

Baca: Wisata Alam di Jogja

Istimewanya, kolam renang di Umbul Sidomukti berjumlah 4, dengan formasi kedalaman bertingkat dari atas. Urutan paling atas sekitar 1,5 m dan yang paling bawah adalah kolam yang paling dangkal, sehingga cocok buat anak-anak. Sambil berenang, anda akan disuguhkan pemandangan alam dari lereng Ungaran yang tampak indah dengan bukit-bukit yang menghiasinya. Berenang di Umbul
Sidomukti ini, anda bisa merasakan sensasi dingin yang berbeda, dikarenakan lereng ini berada di ketinggian sekitar 1.200 Mdpl yang menjadikan airnya semakin dingin.

Selain kolam renang, tempat wisata ini menawarkan wahana lain yang tak kalah seru, seperti : berkeliling menunggangi kuda, marine bridge dan camping ground. Di Umbul Sidomukti juga terdapat wahana outbond yang dapat memacu adrenalin, yaitu flying fox dan rapelling. Pada wahana flying fox jarak tertinggi dari permukaan tanah adalah 70 m dan panjang lintasan sekitar 110 m. Dengan meluncur pada lintasan flying fox wisatawan akan berpindah dari satu lereng bukit ke bukit lain di seberangnya.

Wisatawan juga dapat berwisata off-road dengan mengelilingi desa wisata Sidomukti serta melewati bermacam jenis perkebunan memakai ATV. Setelah lelah bermain, anda dapat juga membangun tenda di tanah lega yang ada di desa wisata Sidomukti tersebut.

Ingin bermalam? Tidak usah khawatir, ditempat ini juga terdapat fasilitas  pondok penginapan, pondok lesehan dan meeting room.

Baca: Persewaan Kendaraan di Jogja

Untuk menuju Desa Wisata Sidomukti ini, dapat ditempuh lewat jalan Semarang-Solo, setelah sampai di pom bensin Lemah Abang, belok kanan menuju ke Bandungan. Sampai di Pasar Jimbaran yang ada disebelah kiri, anda akan menjumpai tulisan Sidomukti disebelah kanan dengan jalan agak menanjak. Kemudian, ikuti papan penunjuk hingga sampai di tujuan, yaitu Umbul Sidomukti.

SONDOKORO, TEMPAT WISATA KELUARGA



Ketika anda merencanakan untuk berlibur di Kota Solo, jangan lupa rencanakan juga untuk singgah di kota sekitarnya. Kota Karanganyar misalnya, kota yang bersemboyan Karanganyar tenteram (tenang, teduh, rapi, aman, dan makmur) ini memiliki beberapa obyek wisata yang pantas untuk diakui keberadaannya. Salah satunya obyek wisata keluarga Agrowisata Sondokoro. Tempat ini cocok untuk wisata keluarga maupun wisata anak, sesuai dengan konsep wisata yang ditawarkan dari obyek wisata ini.

Agrowisata yang terletak di Jl Mangkunegara, Bojonegara, Karanganyar,Jawa Tengah ini, dibangun sejak 2005 dan resmi dibuka sebagai obyek wisata sejak tahun 2006. Awalnya, tempat ini merupakan bagian dari pabrik gula di masa kolonial, yang kemudian dijadikan tempat wisata. Namun, pabrik gula ini masih berfungsi hingga saat ini, bahkan merupakan pabrik gula terbesar di Karanganyar. Karena sejarah yang telah terjadi, tempat ini cocok untuk dijadikan lokasi wisata sejarah di Jawa Tengah yang mana sisa-sisa sejarah dari pabrik gula itu sendiri masih tetap bisa diamati di sana.

Baca: Paket Wisata di Jogja

Di tempat ini, pengunjung diperkenankan masuk area pabrik dan melihat proses pembuatan gula, karena konsep awal tempat ini adalah edukasi. Pengunjung yang datang mayoritas adalah keluarga yang memiliki anak-anak kecil atau pun rombongan anak TK dan PAUD. Di agrowisata ini, memiliki fasilitas lengkap antara lain kolam renang, waterboom, flying fox, dunia kreasi, taman plaza, perahu ayun, terapi ikan dan lain-lain. Wahana permainan di Sondokoro ini hampir keseluruhannya ditujukan untuk anak-anak, seperti : kolam renang setinggi 80 cm, taman lalu lintas, dan wisata kereta klasik.

Selain fasilitas di atas, terdapat juga Sachacinema yang memutar film proses pembuatan gula. Suasana kawasan Sondokoro yang dipenuhi pohon-pohon tua menciptakan suasana teduh, berikut dengan adanya rumah pohon dan gazebo menjadikan tempat ini semakin nyaman.

Baca: Sewa Mobil Murah

Sendratari Ramayana



Sendratari  merupakan singkatan dari seni drama dan tari. Ya, Sendratari  Ramayana yang dikenal dengan Ramayana Ballet merupakan sebuah pertunjukan yang memadukan seni drama dan tari. Pertunjukan ini hanya diiringi musik gamelan dan pesinden yang menyanyikan nyanyian Jawa.
Walau dikatakan seni  drama, namun para penari tidak berdialog. Karena pertunjukan ini mengutamakan gerak-gerik penguat ekspresi sebagai pengganti dialog, sehingga diharapkan penyampaian wiracarita Ramayana dapat lebih mudah dipahami dengan latar belakang budaya dan bahasa penonton yang berbeda.
Penggagas dari Sendratari  Ramayana adalah GPH Djatikoesoemo. Beliau menginginkan pariwisata Indonesia tidak ketinggalan populer dengan negara lain di dunia. Pertunjukan Sendratari Ramayana pertama kali digelar pada tahun 1961 oleh Kementrian Perhubungan Darat, Pos dan Telekomunikasi yang bertempat di Kompleks Candi Prambanan.
Sendratari Ramayana ini mengisahkan tentang Cerita Ramayana, yaitu usaha Rama menyelamatkan istrinya, Sita( dalam bahasa Jawa Shinta) yang diculik oleh raja Negara Alengka, Rahwana. Setelah berhasil diselamatkan, Shinta diuji kesetiaannya. Shinta membakar tubuhnya dan k arena Shinta setia, dia tidak terbakar.
Cerita Ramayana ini sangat panjang. Dalam pertunjukannya, dirangkum menjadi empat episode yaitu hilangnya Shinta, utusan Hanoman, gugurnya Kumbokarno dan Rahwana serta api kesucian Shinta. Dengan diperankan para penari-penari yang lemah gemulai untukpenari wanita dan gagah untuk penari pria diiringi musik gamelan dan nyanyian pesinden, sendratari ini menghayutkan suasana hati para penonton.
Pementasan Sendratari  Ramayana saat musim kemarau bertempat di panggung terbuka. Panggung ini berlatarkan Candi Prambanan yang disorot dengan lampu bertegangan tinggi untuk menghasilkan efek latar yang megah. Apabila musim penghujan, pementasan Sendratari Ramayana bertempat di Gedung Trimurti.

Senin, 11 Desember 2017

WISATA ROMANTIS DI BANTUL


Untuk romantis, tidak perlu biaya yang mahal, pergi liburan ke luar negeri, menginap di hotel berbintang. Cobalah datang ke Kabupaten Bantul. Kabupaten yang terletak di selatan Kota Jogja ini memiliki banyak tempat wisata yang lagi hits. Biayanya murah, tempatnya keren dan tidak jauh dari kota.

Berikut tempat wisata di Bantul yang wajib dikunjungi:

  1.  Bukit Mojo

Bukit Mojo terletak di Gumelem, Mangunan, Dlingo, Bantul.  Di bukit ini terdapat 5 spot untuk berfoto yang keren. Dengan pemandangan hamparan bukit yang hijau dan sungai awan khas Mangunan, menambah keromantisan suasana. Apalagi kalau datang pagi-pagi untuk melihat sunrise, wow, sungguh indah sekali.

2. Hutan Pinus Asri

Di daerah bantul ini terdapat banyak hutan pinus. Pinus Mangunan, Pinus Pengger dan Puncak Becici. Walau suasananya sama, perlu dech nyobain 3 tempat tersebut. Disini juga banyak spot-spot untuk berfoto. Tempatnya adem, sejuk, hening, pokoknya asyik dan romantis banget.

  1. 3  Bukit Panguk Kediwung

Bukit Panguk berjarak 1 km dari kebun buah Mangunan. Bukit ini masih sangat asri dengan udara yang segar.. Apabila pagi hari, masih banyak kabut menyelimuti, ditambah pemandangan sungai yang mengalir di seberang bukit, menambah elok tempat wisata ini. Di sini juga terdapat spot-spot yang menarik. Berselfi sambil menikmati pemandangan hamparan bukit yang hijau.

4.    4. Jurang Tembelan



Satu lagi tempat wisata yang tak kalah indahnya, yaitu Jurang Tembelan. Di bukit yang tinggi, tempat ini memiliki spot unik. Yaitu gardu pandang yang seperti kapal. Pengunjung berselfi ria di gardu pandang ini sambil melihat panorama indah dibawahnya. Pokoknya jangan sampai dilupakan dech tempat ini.





Pantai Parang tritis



Pantai Parangtritis adalah bagian dari Samudra Hindia, terletak 28 kilometer di selatan Yogyakarta. Kombinasi bukit berbatu,bukit pasir dan pasir berwarna hitam menambah indahnya panorama tempat wisata terkenal ini. Saat matahari tenggelam,dari atas Tebing Gembirowati bisa menyaksikan luasnya pantai Parangtritis,laut selatan hingga batas cakrawala.

Komplek yang termasuk kawasan wisata Pantai Parangtritis meliputi Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Depok,Dataran Tinggi Gembirowati,Petilasan Parangkusumo,Pemandian Parangwedang, Makam Syeh Maulana Magribi, Makam Syeh Bela Belu, Makam Ki Ageng Selohening, Tempat Pelelangan Ikan(TPI) Depok dan Gumuk Pasir.

Ada juga komplek kerajinan kerang,hotel bertaraf internasional(Queen of South),penyewa paralayang, dokar wisata, kuda dan motor ATV(All-terrain Vecile) juga para penjual jagung bakar dan jajanan tradisional.

Baca juga : Paket Wisata Jogja 

IMOGIRI DAN KOTA GEDE Saksi Bisu Sejarah Tempo Dulu



Yogyakarta atau lebih terkenal dengan sebutan Jogja Istimewa, kota yang berkhas dengan kuliner gudegnya ini menyimpan sejarah yang luar biasa. Di balik keramaian dann modernisasi yang terjadi saat ini, konon ratusan silam kota Yogyakarta pernah mengalami masa kejayaan. Imogiri dan Kota Gede adalah saksi bisu kejayaan Yogyakarta tempo dulu.

Baca: Persewaan Kendaraan di Jogja

Mendengar nama  Imogiri, setiap orang mengkaitkannya dengan berziarah.Daerah yang sekitar 20 km sebelah selatan kota Yogyakarta ini, di atas perbukitan yang hijau dan teduh berdiri megah tempat peristirahatan terakhir raja-raja yang pernah bertahta di Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Suasana yang tenang dan sunyi sungguh terasa berada di tempat ini. Mengantarkan ketenangan para raja dalam tidur panjangnya.

Para pengunjung yang hendak berziarah diwajibkan mengenakan busana adat Jawa yang disediakan di pos jaga. Dengan dipandu abdi dalem Keraton, pengunjung dapat langsung berada di depan nisan  para raja yang hendak dituju. Di sana doa-doa suci dipanjatkan oleh para peziarah. Makam Imogiri dibangun sekitar 1632 Masehi,tempat ini lebih dikenal dengan sebutan Pajimatan Imogiri. Makam ini terbagi menjadi tiga bagian, di bagian tengah terdapat makam Sultan Agung dan Susuhunan Paku Buana ke-1, lalu di sebelah kanan berderet bangunan makam Sultan Yogyakarta, mulai dari Sultan Hamengkubuwono I sampai dengan Sultan Hamengkubuwono VI. Lalu di sisi paling kanan menjadi tempat makamnya Sultan Hamengkubuwono VII sampai dengan Sultan Hamengkubuwono IX.

Baca: Paket Wisata Jogja

GRAND PURI WATER PARK





Grand Puri Water Park adalah wahana bermain air dengan mengusung tampilan layaknya water boom.Terletak di sebelah timur komplek Pasar Seni Gabusan, jalan Parangtritis km 9,5 Gabusan, Bantul.Wahana ini dibuka pada tanggal 2 Mei 2011.Awalnya untuk memanjakan masyarakat Bantul, namun saat ini masyarakat dari luar Bantul dan kota pun mulai berhamburan menuju ke selatan kota Yogyakarta ini.


Begitu masuk di kawasan ini akan disambut dengan warna-warni ubin yang tampak full colour. Beberapa pohon yang teduh ditanam di pinggir kolam. Air yang menggenang  terasa tenang dan jernih.Seakan mengajak siapa saja untuk berendam di dalamnya. Terlihat menara luncur yang menjulang begitu tinggi.

Grand Puri Water Park menyediakan fasilitas untuk segala umur, mulai dari anak-anak sampai dewasa.Terdapat 4 jenis kolam yaitu kolam semi olimpik, kolam balita, kolam penerima dan kolam arus.Dan juga terdapat 7 permainan seperti kapal, jamur, ember tumpah, water play gorund, racing slide dengan ketinggian 12 meter dan water slide untuk anak-anak.

Setelah lelah bermain-main dengan air pengunjung tidak perlu khawatir, karena di wahana ini juga terdapat barisan foodcourt di sebelah utara kolam yang siap memulihkan stamina anda kembali. Wahana ini sangat cocok untuk liburan keluarga, memanjakan anak-anak pada hari libur sekolah.


ASYIKNYA SUASANA WATU LUMBUNG



Pernah menikmati suasana pantai dari ketinggian sambil ngopi?  Melihat birunya lautan,  menikmati keindahan pemandangan pesisir selatan kota Jogja sembari ditemani secangkir kopi, Watu Lumbung jawabannya. Ketika anda mengunjungi pantai Parangtritis, jangan lewatkan Bukit Watu Lumbung ini untuk disinggahi. Letak bukit Watu Lumbung ada di sebelah selatan Sungai Opak, berada di antara hutan jati. Yang berlokasi di kawasan Parangtritis, Kretek, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan jarak sekitar 4 km dari pantai.
Di bukit inilah anda bisa menghabiskan waktu menikmati keindahan Parangtritis dari ketinggian. Pemandangan Sungai Opak yang terbentuk karena adanya patahan atau sesar di masa lampau pun dapat dilihat. Terlihat juga jembatan Kretek yang menghubungkan daratan yanng terpisah oleh Sungai Opak. Sementara garis pantai terlihat disisi selatan.
Destinasi wisata Kampung Edukasi Watu Lumbung ini awalnya merupakan deretan hutan jati, kemudian dikelola dengan konsep edukasi dan penyatuan alam sehingga diubah menjadi lingkungan wisata alternatif. Rumah-rumah sederhana berdinding kayu dibangun diantara pohon-pohon jati yang tumbuh menjulang. Bangunan dan konstruksi-konstruksi dari bambu dibuat dengan pohon jati sebagai penyangganya.
Pengunjung diajak agar mencintai alam dan turut melestarikan alam, serta yang hendak ditanamkan disini adalah bahwa kedudukan semua orang sama saat berada di Watu Lumbung. Ada beberapa gardu pandang yang menjadi spot favorit untuk menikmati saat-saat matahari mulai bergeser ke arah barat.
Nilai edukasi yang disajikan kepada pengunjung sangatlah unik. Tidak ada kemewahan yang ditampilkan. Perabot disini kebanyakan menggunakan bahan dari kayu dan bambu. Disini terdapat beberapa tempat kuliner unik, seperti Kedai Wedangan, Lembayung, Kedai Susu, Alas Kuliner.
Setiap tempat kuliner ditata sedemikian rupa sehingga memiliki ciri khas suasana masing-masing. Di Kedai Wedangan misalnya, ketika anda menginginkan pesan kopi, maka kopi akan disajikan dengan cangkir tempo dulu, menambah unsur unik yang tercipta. Sembari mendengarkan iringan gitar ataupun musik yang menjadikannya semakin syahdu. Ditambah dengan adanya beberapa kucing lucu yang bermain kesana kemari.
Dan tempat-tempat kuliner tersebut juga menyediakan makanan dan minuman khas ndeso. Seperti camilan tempe mendoan, ketela goreng, pisang penyet dan lain-lain. Untuk minumnya, ternyata tak hanya kopi, minuman tradisional seperti teh, wedang jahe, wedang uwuh juga tersedia disini. Tempat kulinner tersebut juga bisa dipesan untuk keperluan meeting. Apalagi di Watu Lumbung ini juga menyediakan cottage, area camping ground serta tenda yang bisa disewa.
Untuk pengunjung yang hobi membaca, disini juga terdapat fasilitas mini library. Ngopi sambil baca buku tidak harus di kafe, diatas bukit pun bisa. Bisa dibayangkan dong bagaimana asyiknya jika berkunjung kesana? Ajak kerabat, sahabat, teman ataupun orang tersayang  untuk menikmatinya.

GURUN PASIR YOGYAKARTA



Mendengar nama Yogyakarta menjadikan teringat akan tugu Jogja, suasana Malioboro dengan nasi pecelnya dan keberadaan Kraton Yogyakarta. Tak terlupa, Yogyakarta memiliki deretan pantai di bagian selatan dengan keindahannya masing-masing. Pantai di Kabupaten Bantul misalnya diantara deretan pantai di kawasan ini terdapat gurun pasir, yang dinamakan Gumuk Pasir Parangkusumo. Letak gumuk pasir ini tepatnya di kawasan Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupatenn Bantul. Nama gumuk pasir Parangkusumo berasal dari bahasa Jawa, gumuk yang artinya tumpukan atau gundukan, dan Parangkusumo sendiri adalah nama daerah tempat gumuk pasir berada.
Definisi gumuk pasir menurut salah satu pemandu dari Jogja Geowisata adalah salah satu bentang alam yang proses pembentukannya dipengaruhi angin, terbentuk karena pasir yang menumpuk dalam jumlah besar. Terjadinya gundukan pasir ini dari endapan hasil erupsi Gunung Merapi yang terbawa arus sungai yang bermuara di Pantai Selatan, seperti Sungai Opak dan Sungai Progo. Setelah hasil erupsi terendap di pinggir pantai, kemudian angin dari Samudra Hindia mengukir tumpukan pasir ini. Dan terciptalah bentang alam yang unik.
Gumuk pasir yang berada di kawasan pantai Depok, pantai Parangkusumo dan pantai Parangtritis ini menjadi kebanggaan warga Yogyakarta, karena termasuk gurun pasir yang unik secara geologis yang membedakan gumuk ini dengan gumuk pasir lainnya. Di gumuk pasir ini disediakan wahana bermain sandboarding atau berselancar di pasir. Didukung dengan hamparan pasir disini berbentuk seperti perbukitan, sehingga anda dapat melakukan sandboarding dengan menaiki perbukitan pasir sebelum kemudian meluncur berselancar kebawah menggunakan papan pasir. Untuk bisa mencoba sandboarding ini, anda hanya perlu menyewa papan yang sudah disediakan. Papan untuk sandboarding ini hampir mirip dengan skateboard, hanya saja tidak dipasang roda dibawahnya. Dan dibagian bawah papan dibuat sangat halus dan dilapisi semacam wax/ lilin dengann tujuan papan sandboarding bisa meluncur dengan mulus.
Akses menuju gumuk pasir ini cukuplah mudah. Dari pusat kota Yogyakarta, anda ambil arah ke jalan menuju Parangtritis, ikuti jalan ke arah selatan dengan jarak tempuh sekitar 35 Km. Setelah sampai di pintu retribusi Paranngtritis, diharapkan pelan-pelan karena lokasi gumuk pasir berada di pinnggir jalan agak masuk sedikit sebelum tempat wisata pantai Parangtritis.
Selain wahana sandboarding, kawasan ini cocok untuk berfoto, bahkan sering digunakan untuk pengambilan foto pre-wedding. Untuk pembuatan film dan video klip dengan berlatarkan gurun pasir juga bisa dilakukan disini. Tidak perlu jauh-jauh ke gurun pasir di Mesir. Bahkan, sekarang tempat ini dilengkapi dengan spot-spot tempat foto menarik yang menjadikan background foto anda semakin berwarna.
Baca juga: Sewa Mobil Jogja
Ada baiknya ketika anda akan berkujung, perhatikan cuaca terlebih dahulu. Jika anda datang ketika hujan turun, anda tidak bisa mencoba sandboarding. Karena kawasan ini jika terkena curah hujan, perbukitan pasir ini menjadi basah. Selain itu, datang diwaktu menjelang sore atau pagi hari sebelum matahari diatas adalah waktu yang tepat. Anda dapat menikmati suasana senja dengan ditemani udara dan terpaan angin pantai.

GEMBIRA LOKA ZOO


Kebun Binatang Gembira Loka atau biasa disebut GLZ merupakan kebun raya di Yogyakarta. Berasal dari kata gembira yang artinya gembira(bersenang-senang) dan kata loka yang berarti tempat. Ya, tempat untuk berwisata dan bersenang-senang. Kebun binatang ini merupakan wujud dari keinginan Sri Sultan Hamengku Buwono IX untuk mengembangkan ‘Bonraja’, yaitu tempat untuk memelihara hewan kelangenan raja bisa dikunjungi sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat.
Dengan luas 20 ha, kebun ini didirikan. Separo dari luas itu sebagai hutan lindung yang tertanam lebih dari 61 spesies. Dan juga terdapat lebih dari 100 spesies satwa yang berasal dari berbagai penjuru dunia.
Terletak di aliran Sungai Gajah Wong, yang berada di tengah kota, sehingga akses menuju Gembira Loka ini sangat mudah ditempuh dengan moda transportasi darat. Yaitu di Jalan Kebun Raya No 2 Kota Gede.
Kebun Binatang Gembira Loka sempat tidak terurus sehingga sepi pengunjung. Pada tahun 2010, kebun raya ini dibenahi. Kandang-kandang diperbaiki, satwa-satwa dilengkapi dan pedagang kaki lima ditertibkan. Sekarang pengunjung selalu memenuhi Kebun Binatang Gembira Loka walau tidak hari libur.
Dengan tiket yang hanya Rp 25.000 untuk hari biasa dan Rp 30.000 saat liburan, pengunjung bisa menikmati wisata di kebun binatang sepuasnya. Koleksi satwanya yaitu Gajah, Orangutan, Harimau, Komodo, Buaya, aneka reptil( Ular dan Katak), aneka burung, Unta, rusa, Burung Pinguin, Kancil dan masih banyak lagi. Anda juga bisa berfoto dengan dekat bersama beberapa hewan seperti Burung Kakak Tua dan Ular. Bahkan Anda juga menyaksikan pertunjukan atraksi Satwa Terampil, seperti Burung Kakak Tua Jambul Kuning, Beruang Madu, Linsang, dan Orang Utan.

Kebun Binatang Gembira Loka juga dilengkapi berbagai wahana permainan air seperti bermain perahu kayuh, perahu Kataram, sekuter air dan masih banyak lainnya. Pengunjung juga bisa menikmati terapi Ikan Garra Rufa. Untuk anak-anak disiapkan kolam tangkap ikan. Pengunjung juga bisa menaiki hewan tunggang, yaitu Gajah, Kuda dan Unta.Agar tidak terlalu capek, pengunjung bisa berkeliling kebun binatang menaiki kereta keliling dan sepeda.
Baca Juga: Ingin Liburan ke Jogja? Silahkan klik di sini
Fasilitas yang memadai seperti parkir, toilet, musolla, tempat beristirahat, freeWifi, warung makan dan juga pusat oleh-oleh. Sehingga pengunjung bisa bersantai-santai menikmati liburan di kebun binatang bersama keluarga.

Minggu, 10 Desember 2017

Solo Travelling? Siapa Takut!!!



 Travelling atau perjalanan wisata merupakan sebuah pengalaman yang akan dikenang sepanjang hidup. Anda mendapatkan pelajaran berharga ketika mengunjungi tempat diberbagai belahan dunia. Apalagi ketika Anda melakukan perjalanan sendiri( solo travelling ). Tidak ada teman, saudara, keluarga ataupun kenalan yang menyertai selama keberangkatan dan di tempat yang Anda tuju. Bahkan kadang Anda tidak tahu kemana tujuan yang akan dikunjungi. Memang sesuatu yang menantang.

Yang dibutuhkan adalah kesabaran. Walau sudah direncanakan, kadang perjalanan tidak sesuai jadwal. Dan Anda harus dengan sabar membuat jadwal mendadak. Dan juga Anda juga harus bisa menyelesaikan permasalahan yang ditemui saat travelling. Ya, kesabaran yang paling utama.


Dengan solo travelling ini Anda bisa menjadi diri sendiri. Bisa menghargai diri, mengukur seberapa kemampuan dan kekuatan Anda dalam  menyelesaikan permasalahan tanpa bantuan orang lain. Saat pulang dari travelling, Anda dengan bangga bisa membawa sejuata pelajarandan pengalaman.

Berikut tips solo travelling agar anda tetap happy dan tidak merasa kesepian:

  • Sebelum bepergian, buatlah rencana perjalanan dan  anggarannya terlebih dahulu. Berusahalah untuk melakukan sesuai yang Anda rencanakan. Karena, kalau Anda kekurangan atau kesulitan, tidak ada kawan yang membantu. 
  • Saat perjalanan selalu bawalah uang tunai, bawalah sekira cukup selama perjalanan, karena mengantisipasi kartu Anda tidak dapat digunakan di tempat Anda berada. Simpan di tempat yang berbeda-beda dan jagalah uang tersebut. Pastikan uang Anda aman dari pencurian. Juga barabg-barang berharga lainnya harus tetap dijaga. Jangan memakai atau membawa perhiasan karena bisa mengundang kejahatan.
  • Jangan malas bangun pagi. Biasanya orang-orang bepergian pada pagi hari, setelah matahari terbit. Cobalah bangun tidur saat  dini hari dan keluarlah jalan-jalan menjelajahi tempat wisata sendiri. Anda dengan leluasa mengetahui keadaan lingkungan dan menikmati keindahan dan khas tempat tersebut.
  • Anda harus berinteraksi dengan masyarakat setempat. Dengan berkomunikasi dengan mereka, Anda bisa mendapatkan informasi akan budaya mereka. Walau Anda tidak bisa menguasai bahasa setempat Anda bisa menggunakan Bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa internasional. Atau Anda bisa menggunakan google translate. Anda juga bisa menggunakan gerak tubuh, bahasa dan tanda tubuh untuk membantu Anda berkomunikasi.Amati dan nikmatilah kehidupan bersama mereka. Anda juga bisa menikmati masakan mereka. Jajan di warung-warung lokal. Sambil mengobrol dengan penjual dan para pembeli yang lain. Anda semakin nyaman bersama mereka.
      Baca: Sewa Mobil di Jogja
  •  Bawalah kamera kemanapun Anda pergi. Ambillah foto sebanyak mungkin, apabila Anda tidak bisa memfoto sendiri, bisa minta tolong pada turis lain. Mereka dengan bangga akan membantu Anda. Dengan foto, Anda bisa mengingat tempat-tempat indah yang Anda kunjungi dan orang-orang yang pernah Anda temui. Ini menjadikan kenangan di masa depan.
  • Jangan mengatakan kepada orang lain kalau Anda wisata sendirian. Walaupun keadaannya aman dan orang-orang ramah, tetap berhati-hatilah mengatakan jati diri Anda. Minimalkan orang lain yang akan berbuat jahat pada Anda.
  •  Manfaatkanlah internet. Dengan internet,Anda bisa mendapatkan akomodasi, tiket perjalanan dengan harga terjangkau. Anda juga bisa mengetahui denah tempat-tempat yang Anda kunjungi, bahasa-bahasa mereka dan Anda bisa mendapatkan nomor-nomor telepon penting yang bisa dihubungi ketika Anda dalam keadaan darurat.



DANAU KELIMUTU, NUSA TENGGARA TIMUR




            Nusa Tenggara Timur mempunyai Pulau Flores yang terkenal dengan terletaknya Gunung Kelimutu. Gunung Kelimutu merupakan salah satu gunung di Indonesia yang terdapat danau dikawah puncaknya, Danau Kelimutu. Gabungan kata dari keli dan mutu ini, mempunyai arti gunung mendidih.  Danau Kelimutu biasa disebut dengan “Danau Tiga Warna” karena memiliki warna berbeda, yang mana warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu. Warna ini mulai berubah sejak 1969 ketika Gunung Iyaa meletus. Penduduk setempat meyakini warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan kekuatan alam yang begitu dahsyat.

Baca: Sewa Mobil di Jogja

                   Gunung dengan ketinggian 1.640 meter diatas permukaan laut ini, terletak di Desa Pemo, Kelimutu, Kabupaten Ende. Danau Kelimutu berada pada 3 kecamatan, yaitu di Kecamatan Detsuko, Kecamatan Ndonna, dan Kecamatan Wolowaru yang ketiganya masuk di Kabupaten Dati II Ende, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan ketiga danau tersebut memiliki luas sekitar 1.051.000 m2 dan volume air 1.292 juta m3. Danau-danau tersebut dibatasi dinding batu sempit yang terjal dengan kemiringan 70°. Adapun ketinggian dinding sekitar 50 sampai 150 m.
                   Keindahan alam ini mulai dikenal setelah Y.Bouman menuliskannya pada tahun 1929. Semenjak itu, wisatawan asing mulai datang menikmati danau yang dikenal angker oleh masyarakat setempat. Sebagian tujuan kedatangan mereka bukan hanya mengagumi keindahan semata, melainkan melakukan penelitian akan kejadian alam yang begitu langka ini. Karena kelangkaan alam ini, sejak 26 februari 1992, Kawasan Kelimutu ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional.
                   Masyarakat sekitar  meyakini ,danau ini dibagi sesuai warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru (tiwu nuwa ko’o fai) diyakini sebagai tempat berkumpulnya jiwa muda-mudi yang telah meninggal, danau yang berwarna merah (tiwu ata palo) merupakan tempat  jiwa-jiwa orang yang telah meninggal yang dalam hidup mereka selalu melakukan perbuatan tercela. Adapun danau yang berwarna putih (tiwu ata mbupu) merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.
                   Ketika melakukan perjalanan menuju Kelimutu, banyak  pemandangan yang jarang dijumpai ditempat lain, namun disuguhkan oleh alam disini. Tentang flora dan fauna langka, seperti cemara gunung, kayu merah, edelweis, landak, babi hutan, tikus besar, dan burung garugiwa. Mungkin masih ada beberapa orang yang merasa asing dengan nama burung garugiwa. Memang, burung garugiwa ini hanya ada dikawasann Kelimutu ini. Kepulan asap akibat solfatara, dan kawah dinding yang berwarna kuning menjadi pemandangan menakjubkan yang dapat dinikmati. Dipuncak danau berwarna merah, dibagian timur terdapat bukit Buu Ria yang menjulang dan merupakan lokasi paling tinggi di Gunung Kelimutu.

Baca: Wisata di Jogja

                   Ada sedikitnya empat alternatif rute perjalanan untuk menuju obyek wisata Kelimutu. Dapat ditempuh melalui Moni, Flores, Labuan Bajo, dan melalui Maumere. Apabila mengambil rute dari Maumere maka akan melewati pantai utara pulau Flores yang terkenal dengan hamparan pasir putih dan alam lautnya. Selain melewati pantai utara Flores, ada alternnatif lain yaitu melalui desa-desa tradisional yang tidak kalah indahnya, dengan terdapatnya rumah adat, bangunan megalitik, kerajinan tenun, tarian tradisional dan peninggalan purbakala.

                   Kawasan ini menjadi salah satu objek wisata andalan di Pulau Flores, sehingga akomodasi dikawasan ini cukup diperhatikan. 
MENIKMATI MALAM PERGANTIAN TAHUN DI KOTA MALANG





                 Waktu terus bergulir, bulan Desember pun berakhir dan pergantian tahun akan segera hadir.  Malam tahun baru, bosan dengan Jakarta dan suasana Yogyakarta? Atau masih bingung mau menentukan kota mana yang akan disinggahi? Coba yuk, lihat kota dibagian timur Pulau Jawa, Kota Malang. Kota Malang merupakan salah satu  kabupaten di Jawa Timur yang menyajikan berbagai macam tempat wisata alam yang menakjubkan dan masih banyak yang tersembunyi, sehingga masih banyak orang yang belum mengetahui akan keindahan dan tempat-tempat keren yang ada di Batu. Mulai dari situs budaya, situs bersejarah, spot foto kekiniaan, hingga air terjunnya.

1.     MALAM TAHUN BARU DI ALUN-ALUN KOTA BATU
Ketika malam tahun baru, alun-alun Kota Batu  Malang  dipenuhi kerumunan masyarakat setempat, bahkan dari luar daerah. Menikmati pesta kembang api sambil duduk atau tiduran yang beralaskan tikar sambil mencicipi makanan khas Jawa Timur yang dijual di sekitaran alun-alun.


2.     MALAM TAHUN BARU DI BNS KOTA BATU (BATU NIGHT SPECTACULER)
Anda ingin menikmati suasana malam Kota Batu sambil mencoba wahana terbaru yang spektakuler dan seru? Batu Night Spectaculer bisa menjadi pilihan. BNS yang berlokasi di Desa Oro-Oro Ombo, dapat dinikmati seluruh anggota keluarga Anda. Dengan bermacam wahana yang akan terkenang setelah Anda mencobanya. Seperti : wahana slalom, galeri hantu, lampion garden, tramboline, cinema empat dimennsi, sirkuit go kart terpanjang, spectacular show (laser show, air mancur menari, multimedia show dengan panjang layar 50 m) , dan sepeda udara tertinggi. Bagi Anda yang ingin menguji adrenalin juga disediakan wahana seperti mouse coaster dan road race. Bagi anak-anak juga disediakan kids zone yang terdiri dari 25 macam. Selain wahana tersebut, dari BNS anda dapat menikmati pemandangan alam dan gemerlap Kota Malang dari ketinggian, karena letak BNS berada di dataran tinggi.

3.     MALAM TAHUN BARU DI COBAN TALUN
Kawasan wisata Coban Talun terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Malam tahun baru dengan menikmati udara segar  alam terbuka ditemani kerlap-kerlip bintang bisa Anda nikmati disini. Kawasan ini dibagi menjadi beberapa blok, dan Anda dapat menyewa tenda kemah yang telah disediakan.

4.     MALAM TAHUN BARU DI KESUNYIAN PANTAI SELATAN
Apabila Anda jenuh dengan suasana malam tahun baru yang begitu- begitu saja, meniupkan terompet dan menyalakan kembang api, Anda bisa menikmati malam tahun baru di kesunyian malam. Kabupaten Malang memiliki banyak pantai yang belum populer, sehingga Anda bersama pasangan bisa bersunyi-sunyian di sana. Pilihlah pantai yang masih baru karena Anda akan semakin romantis sambil menikmati kesunyian dan hawa pantai yang dingin.

Baca juga: Sewa Mobil Jogja