Rabu, 13 Desember 2017

Sendratari Ramayana



Sendratari  merupakan singkatan dari seni drama dan tari. Ya, Sendratari  Ramayana yang dikenal dengan Ramayana Ballet merupakan sebuah pertunjukan yang memadukan seni drama dan tari. Pertunjukan ini hanya diiringi musik gamelan dan pesinden yang menyanyikan nyanyian Jawa.
Walau dikatakan seni  drama, namun para penari tidak berdialog. Karena pertunjukan ini mengutamakan gerak-gerik penguat ekspresi sebagai pengganti dialog, sehingga diharapkan penyampaian wiracarita Ramayana dapat lebih mudah dipahami dengan latar belakang budaya dan bahasa penonton yang berbeda.
Penggagas dari Sendratari  Ramayana adalah GPH Djatikoesoemo. Beliau menginginkan pariwisata Indonesia tidak ketinggalan populer dengan negara lain di dunia. Pertunjukan Sendratari Ramayana pertama kali digelar pada tahun 1961 oleh Kementrian Perhubungan Darat, Pos dan Telekomunikasi yang bertempat di Kompleks Candi Prambanan.
Sendratari Ramayana ini mengisahkan tentang Cerita Ramayana, yaitu usaha Rama menyelamatkan istrinya, Sita( dalam bahasa Jawa Shinta) yang diculik oleh raja Negara Alengka, Rahwana. Setelah berhasil diselamatkan, Shinta diuji kesetiaannya. Shinta membakar tubuhnya dan k arena Shinta setia, dia tidak terbakar.
Cerita Ramayana ini sangat panjang. Dalam pertunjukannya, dirangkum menjadi empat episode yaitu hilangnya Shinta, utusan Hanoman, gugurnya Kumbokarno dan Rahwana serta api kesucian Shinta. Dengan diperankan para penari-penari yang lemah gemulai untukpenari wanita dan gagah untuk penari pria diiringi musik gamelan dan nyanyian pesinden, sendratari ini menghayutkan suasana hati para penonton.
Pementasan Sendratari  Ramayana saat musim kemarau bertempat di panggung terbuka. Panggung ini berlatarkan Candi Prambanan yang disorot dengan lampu bertegangan tinggi untuk menghasilkan efek latar yang megah. Apabila musim penghujan, pementasan Sendratari Ramayana bertempat di Gedung Trimurti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar