Minggu, 21 Januari 2018

BERPOSE di "DE MATA TRICK EYE MUSEUM



Penasaran dengan apa itu “De Mata Trick Eye Museum”? Yuk kita ulas.. De Mata Trick Eye Museum merupakan sebuah museum modern di Jogja yang memberikan warna yang berbeda dan memberi kesan bahwa berkunjung ke museum tidak hanya melulu tentang sejarah dan kebudayaan. Museum ini berisi lukisan-lukisan 3 dimensi yang mampu memberikan efek tipuan mata, sehingga lukisan-lukisannya terlihat seolah nyata.
Sejak Desember 2013, De Mata Trick Eye Museum menjadi wahana wisata yang berada di kompleks Pusat Kerajinan dan Kuliner XT Square Yogyakarta. Lukisan-lukisan 3D dengan jumlah sekitar 120  lukisan menjadi penghuni labirin basement XT Square yang bisa digunakan sebagai background jepretan pengunjung. De Mata Trick Eye Museum dibangun diatas lahan 1.500m² ini terletak di XT Square, dibagian Gedung Umar Kayam (Lantai Basement), tepatnya di Jln. Veteran, Umbulharjo, Yogyakarta.
Berbagai tema lukisan yang disuguhkan di De Mata Trick Eye Museum, seperti  tema superhero, binatang, alam, roman, olahraga, dan ornamen.  Termasuk lukisan 3D  tokoh-tokoh terkenal dunia yang dilukis sangat menyerupai bentuk aslinya sehingga pengunjung bisa seolah-olah berfoto dengan tokoh nyata. Bahkan  De Mata Trick Eye Museum pernah mendapat penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) di tahun 2014 karena keunikan dan kekreatifan tempat ini. Museum ini sebagian merupakan lukisan tangan, namun ada juga sejumlah lukisan yang merupakan hasil olahan dari print digital.
Ribuan pengunjung telah menikmati sensasi tipuan 3D yang  mengagumkan dengan berbagai  pose dan latar belakang. Museum ini bagaikan surga bagi yang suka bernarsis di depan kamera, karena kegiatan wajib yang  dilakukan pengunjung adalah berpose dan berfoto. Dengan diabadikan dalam foto, efek 3D tersebut tampak begitu jelas seolah anda menyatu dalam suasana gambar tersebut. Pengunjung tak perlu bingung harus bergaya seperti apa, setiap lukisan  di museum ini memiliki sebuah foto kecil yang merupakan contoh pose yang bisa dijadikan referensi didepan kamera. Properti penunjang untuk pengambilan gambar yang sempurna dan totalitas pun disediakan seperti kostum tradisional Belanda, Jepang, Jawa, China, dan Korea. Ditambah, lukisan disini diletakkan dengan  konsep labirin  sehingga membuat pengunjung tidak bosan. 
                    Diantara lukisan yang terpampang, lukisan karya Petrus Kusuma yang lebih mendominasi disini. Suasana gambar 3D diantarannya suasana lahar dingin, lereng Merapi, Tugu Jogja, dan suasana  lorong Taman Sari. Terdapat juga lukisan yang menempatkan pengunjung seakan berada di suatu tempat, suatu keadaan yang berbahaya ataupun bercengkerama dengan beberapa figur ternama. Tipuan mata yang sempurna bukan?
Fasilitas wifi disediakan dengan free sehingga mempermudah pengunjung untuk segera mengunggah foto-foto ke sosial media. Biarkan saja dunia tahu bahwa Anda sedang berlibur di salah satu tempat spektakulernya Jogja. Nah, Anda sudah punya foto saat diberi setangkai mawar putih oleh Sri Sultan HB X atau berfoto dalam cengkeraman  hulk? Jika belum, cobalah kunjungi museum ini dan nikmati tipuan trik matanya.       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar