Rabu, 17 Januari 2018

BODY RAFTING di GREEN CANYON, PANGANDARAN






Kawasan Pangandaran yang terletak di Jawa Barat tidak diragukan lagi kepopulerannya sebagai destinasi wisata. Obyek wisata paling populer di sekitar kawasan Pangandaran adalah Green Canyon dengan nama asli Cujang Taneuh. Kata Cujang Taneuh berasal dari bahasa Sunda, yang berarti “Jembatan Tanah”. Jembatan yang menghubungkan kedua tebing sungai dengan lebar 3 meter.
Sedangkan nama Green Canyon dipopulerkan seorang turis asal Perancis begitu dia melihat pemandangan itu teringat akan Grand Canyon yang membelah sungai Colorado di Amerika Serikat, sehingga terinspirasi untuk menyebutnya dengan Green Canyon. Green berasal dari air yang berwarna hijau, dan Canyon berarti tebing yang menjulang tinggi. Green Canyon berada di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.
Baca juga : jogja kota wisata
            Tempat ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun sehingga menembus gua dengan stalaktit dan stalakmit yang diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan keajaiban alam yang khas dan tidak bisa ditemukan ditempat lain. Untuk menjangkau tempat ini berjarak ±31 km dari Pangandaran.
Wisatawan bisa memakai alat transportasi perahu motor wisata untuk sampai ke Green Canyon. Di Green Canyon wisatawan dapat berenang menikmati kejernihan air dan panorama sekeliling yang indah. Wisatawan juga bisa mengarungi sungai dengan cara lain, dengan arung jeram badan yang disebut Body Rafting. Body Rafting ini mirip dengan arung jeram, hanya saja tanpa perahu karet tetapi menyusuri sungai dan menerabas jeram dengan cara menghanyutkan diri. Berenang melawan arus sungai Cijulang tentu menambah kesan mendalam. Wisatawan dapat menyewa pelampung pengaman (life jacket) dan pemandu untuk keamanan selama mengarungi sungai.
Sambil berenang dapat merasakan sensasi serunya body rafting menikmati Green Canyon, yang sangat indah. Memandang air hijau yang bening dengan tebing berlumut menjadikan terlihat hijau di segala arah ditambah tebing disisi sungai dengan air mengalir. Kemegahan tebing Tinggi Kembar dengan stalaktit dan stalagmit .
Setelah puas Body Rafting sebagai obat capeknya, di area parkir fasilitas cukup disediakan, termasuk tersedianya berbagai jenis makanan di warung lokal, dan souvenir merchandise khas Green Canyon yang ditawarkan pedagang.
Belum puas menikmati dalam satu hari? Wisatawan dapat menginap di homestay, rumah masyarakat yang disewakan sepebuhnya atau sekedar kamar. Homestay dapat dijangkau dengan harga sewa yang merakyat dengann layanann penuh kekeluargaan.
Selain itu, wisatawan dapat menginap di hotel di kawasan pantai Batu Karas, yang dapat dijangkau 15 menit dari Green Canyon. Di Batu Karas wisatawan dapat menikmati deburan ombak dan belajar surfing. Wisatawan dapat menikmati suasana air asin dan tawar sekaligus dalam sekali berlibur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar