Kamis, 18 Januari 2018

SEJUKNYA KEBUN TEH JAMUS di KAKI GUNUNG LAWU




 

Belasan pekerja dengan cekatan memetik pucuk daun teh lembar demi lembar. Kemudian dimasukkan ke keranjang yang diletakkan di pundak masing-masing . Kegiatan seperti ini terjadi hampir setiap hari di Perkebunan Teh Jamus yang berada di Jamus, Girikerto, Sine, Ngawi, Jawa Timur. Lokasi perkebunan ini berada di kawasan kaki Gunung Lawu yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen, dari Kota Ngawi berjarak ±45 km.
            Kebun Teh Jamus merupakan perkebunan teh peninggalan penjajah Belanda, yang kini menjadi salah satu unit perkebunan besar di kota yang mempunyai slogan kota ramah ini. Anda dapat melihat bukti dengan adanya pohon-pohon  teh yang usianya tidak bisa dibilang muda. Pohon-pohon tersebut dapat anda jumpai di bagian Bukit Borobudur atau biasa disebut Borobudur’s Hill, yaitu salah satu bagian dari kebun Jamus yang berundak-undak seperti lahan teh biasa, namun dipandang dari kejauhan terlihat sebagai  bukit menyerupai Candi Borobudur. Dari bukit setinggi 35,4 m ini, anda dapat melihat hamparan kebun teh dengan leluasa.

            Perkebunan yang berada di ketinggian 800-1.200 mdpl ini memiliki pemandangan yang indah, suasananya tergambar dengan suasana yang sunyi, damai, menyejukkan, hijau, dan bernuansa tropis.
Kawasan agrowisata yang menawan  ini berwawasan lingkungan hidup dan pengembangan sektor argowisata dengan fasilitas penunjang yang terus berkembang. Hingga tersusun profil Agrowisata Jamus yang memberikan gambaran tentang paket agrowisata. Diantara Agrowisata yang tersedia adalah pembibitan tanaman teh, koleksi berbagai klon teh, bumi perkemahan “kantil idaman”, makam pendiri kebun teh yaitu Van Der Rappart, kincir air pembangkit listrik, Borobudur’s Hill, kolam renang “Sumber Lanang”,  Panorama Gardupolo, dan Grojokan Kedung Putri.
Anda dapat bermain air dan berenang di kolam renang Sumber Lanang, yang airnya berasal langsung dari alam sehingga sensasinya sangat menyegarkan. Selain itu, terdapat juga pemandangan  air terjun mengalir dengan panjang 25 m dann lebarnya 3 m di Grojogan Songo Tuk Pakel.
Baca juga: disini
Kota yang terletak di dataran tinggi ini, menyimpan sejumlah potensi wisata yang mampu memberikan magnet daya tarik bagi wisatawan penikmat alam. Berlibur ke Kebun Teh Jamus ini menjadi referensi ketika anda ingin memanjakan mata dengan hijaunya pemandangan dan sejuknya berada disuhu 18-20°C.
Tak puas hanya dengan menghabiskan sehariandi Jamus? Anda dapat menginap dirumah penduduk yang disewakan, karena memang di tempat ini belum ada hotel, warga dan pemerintah disini mengutamakan konsep wisata alam asri. Untuk oleh-oleh, anda bisa mampir ke toko sekitar perkebunan dan membawa pulang teh rasa kopi khas Jamus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar