Kota Bandung memiliki beberapa
kawasan wisata populer yang bisa anda kunjungi. Sudah pernah mampir ke Kawah Tangkupan
Perahu?
Kawah Tangkupan Perahu terletak di Sukajaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sebenarnya
kawah Tangkupan Perahu merupakan bagian dari Gunung Tangkupan Perahu. Gunung
tersebut termasuk gunung api langka yang kawahnya dapat dicapai dengan
kendaraan roda empat dan roda dua. Namun demikian, tidaklah berbahaya bagi
masyarakat dan wisatawan yang hendak menikmatinya
dari dekat.
Gunung Tangkupan Perahu memiliki
kawah yang luas dengan bentuk yang memanjang dan dari kejauhan bentuk gunung ini
tampak seperti perahu yang terbalik, ada legenda yang melekat pada keyakinan
masyarakat sekitar kenapa bentuk gunung nya seperti perahu terbalik.
Kisah legenda kontroversionalnya yang melekat di gunung ini tentang cerita
seorang anak, Sangkuriang yang mencintai dan sekaligus ingin menikahi ibunya
sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya sang ibu
membuat persyaratan , supaya membuat
telaga dan sebuah perahu dalam waktu semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan perahu ditendang
sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu itulah akhirnya membentuk
Gunung Tangkupan Perahu.
Gunung yang berada di ketinggian 2.076
m dari permukaan laut ini, terletak sekitar 28 km di utara Kota Bandung. Bentuk
gunung ini adalah stratovulcano
dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat dan letusannya
mengeluarkan jenis bebatuan lava dan sulfur. Saat gunung tidak aktif maka
akan mengeluarkan uap beleran.
baca : persewaan mobil murah Jogja
baca : persewaan mobil murah Jogja
Dalam perjalanan mendaki ke
Tangkupan Perahu, wisatawan disajikan dengan panorama alam pegunungan yang
menyejukkan dari ketinggian. Kawasan ini merupakan kawasan lindung hutan yang
masih terjaga kelestarian dan keasriannya. Dan juga termasuk kawasan hutan
gunung yang sangat ekstrim udaranya, ketika siang hari suhu bisa mencapai sekitar
17°C
dan di malam hari malam bisa mencapai 2°C. Dengan begitu, di siang hari kabut biasanya
menyelimuti puncak gunung yang mudah menghalangi pandangan, sebaiknya
pengunjung datang di pagi hari ketika cuaca masih cerah.
Kawah Tangkupan Perahu memiliki tiga kawah utama yang terbentang
luas. Tiga kawah tersebut berumuran
puluhan ribu tahun, tercatat kawah yang pertama kali muncul setelah letusan
adalah kawah paguyangan badak, kemudian
dalam fase pergerakan tanah atau geologis muncullah kawah baru secara berurutan
kawah upas dan kawah ratu.
Kapan anda
singgah ke Kawah Tangkupan Perahu ?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar