Rabu, 21 Februari 2018

Menengok fosil manusia purba di Museum Sangiran





Kabupaten Sragen memiliki tempat bersejarah yang begitu langka, yaitu Museum Sangiran. Museum ini berisi situs fosil manusia purba. Tempat bersejarah ini terletak di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Yang secara administratif terbagi di antara 2 kabupaten yaitu Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar.
Museum ini berdiri dengan sejarah beberapa puluh tahun yang lalu banyak ditemukan fosil-fosil manusia maupun binatang purba yang kemudian dikumpulkan. Kawasan ini dilewati oleh sungai yang bermuara di Bengawan Solo. Diperkirakan, tanah disekitar mengalami erosi sehingga lapisan tanah yang terbentuk tampak jelas berbeda antara lapisan tanah yang satu dengan tanah yang lainnya. Diantara lapisan-lapisan tanah inilah yang hingga kini banyak ditemukan fosil-fosil manusia maupun binatang purba.

Anda ingin berkunjung ke Museum? Silahkan klik sewa mobil murah

Di tahun 1996 Sangiran pernah didaftarkan oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia di Daftar Warisan Dunia. Baru di tahun 2011 museum ini dibuka resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tempat ini telah dilakukan pembenahan berkali-kali dan penambahan bangunan untuk mempertegas keberadaannya. Bahwa tempat ini sebagai warisan dunia yang memiliki peran penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu juga dibangun fasilitas pendukung untuk menciptakan kenyamanan bagi wisatawan.
Bangunan bergaya joglo dengan luas ± 56 m² ini terdiri dari ruang pameran, aula, laboratorium, perpustakaan, ruang audio visual, gudang penyimpanan, mushola, toilet, area parkir dan kios souvenir (khususnya menjual handicraft batu indah bertuah yang bahan bakunya didapat dari Kali Cemoro).
Museum Sangiran kini telah berevolusi menjadi museum megah dengan arsitektur modern. Bahkan keberadaannya merupakan situs fosil  paling lengkap di Pulau Jawa. Tempat ini memberikan sensasi berbeda dengan pesona indah dan sejarahnya. Tak heran jika tempat ini ramai pengunjung, terlebih ketika hari libur. Berkunjung ke museum Manusia Purba Sangiran, wisatawan seolah-olah dibawa kembali ke zaman purbakala.
Selain itu, termasuk situs penting untuk perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan yang biasa diadakan penelitian di bidang antropologi, arkeologi, biologi, geologi, dan bidang kepariwisataan. Keberadaannya sangat bermanfaat untuk mempelajari manusia prasejarah karena situs ini dilengkapi dengan fosil manusia purba, dasil-hasil budaya manusia purba, fosil flora dan fauna purba lengkap dengan gambaran stratigrafinya.
Adapun koleksi yang tersimpan antara lain : fosil manusia, fosil binatang bertulang belakang (antara lain gajah, kerbau, harimau, badak, banteng, rusa), fosil binatang laut dan air tawar (buaya,kepiting, ikan, gigi ikan hiu, moluska, kura-kura) dan bermacam bebatuan, kalsedon, batu meteor dan diatom.
Bagaimana? Penasaran?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar