Rabu, 07 Februari 2018

Taman Sungai Mudal, menikmati refreshing di alam pedesaan



Liburan adalah salah satu cara yang bisa anda lakukan ketika anda menginginkan melepas segala penat. Pengalaman baru akan membawa nuansa baru yang membuat otak kita menjadi lebih fresh dari segala beban. Mengunjungi tempat wisata bernuansa pedesaan menjadi destinasi yang bisa anda pilih. Datanglah ke Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Di desa ini terdapat sebuah taman air yang dibangun oleh masyarakat untuk meningkatkan potensi wisata di Kulonprogo yang bernama Taman Sungai Mudal.
Taman di balik perbukitan Menoreh ini merupakan sebuah taman sungai berupa air terjun dan kolam alami. Sumber mata air berasal dari mata air alami yang memancar dari sungai bawah tanah, sehingga airnya sangat jernih berwarna biru bening tanpa polusi. Sungai Mudal mempunyai tiga area kolam yang dapat digunakan untuk berenang. Setiap kolamnya mempunyai kedalaman berbeda dengan aliran yang jernih. Untuk bagian paling atas pengunjung akan disuguhkan taman dengan pohon rindang dan taman anggrek.
Sungai ini awalnya sumber mata air biasa yang kemudian dipercantik menjadi taman dan dikelola menjadi tempat wisata alam untuk menyadarkan kembali kepada masyarakat sekitar akan pentingnya kebersihan sungai. Dan akhirnya tempat ini menjadi menjadi sebuah destinasi yang menarik untuk didatangi. Pengunjung akan merasakan pesona alam pedesaan yang masih asri di Desa Jatimulyo. Bahkan desa tempat Sungai Mudal berada ini, pernah jadi desa wisata terbaik ke 3 di Jogja.  
baca : wisata kekinian Jogja
Pengunjung dapat berenang dengan menyewa ban gratis dan jaket  pelampung. Selain bermain air dan berfoto ria pengunjung dapat mencoba flying fox yang melewati aliran air terjun dan kolam alami. Jika air sedang deras, pengunjung dapat melakukan rappelling di air terjun ini. Fasilitas tempat ini masih bisa dibilang sederhana, namun sudah tersedia fasilitas pelengkap seperti kamar mandi, mushola dan gazebo sebagai tempat istirahat.
Di kawasan sungai dengan panjang sekitar 600 m ini terdapat banyak tanaman bunga liar dan tanaman yang sengaja di tanam menjadikan suasana sejuk nan segar dan membuat pengunjung semakin betah. Selain itu, pengunjung bisa mencicipi makanan ringan dan makanan  khas Kulonprogo seperti geblek dan tempe benguk yang dijual di sekitar taman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar