Sabtu, 10 Februari 2018

Keindahan The Rainbow Waterfalls, air terjun berwarna-warni di waktu malam


Provinsi Jawa Barat memiliki kondisi geografis yang bervariasi, sehingga obyek wisata alam yang tersajipun bermacam-macam. Termasuk di kawasan wisata alami di Cisarua, terdapat air terjun yang menjadi salah satu destinasi alam yang berhasil dipoles dan menjadi trending.
Awalnya air terjun ini bernama Curug Cimahi. Nama Cimahi berasal dari nama sungai yang mengalir diatasnya yaitu Sungai Cimahi yang berhulu di Danau Lembang dan mengalir ke Kota Cimahi. Air terjun/Curug Cimahi yang dikelola pihak Perhutani melakukan inovasi baru untuk meningkatkan potensi wisata daerah. Dengan konsep penataan yang baru, menambahkan sentuhan lampu penghias dan mampu menimbulkan efek yang keren. Pada malam hari lampu hias ini menimbulkan efek warna-warni. Wajah curug saat malam hari menjadi daya tarik sendiri. Tidak hanya kreasi yang menyandingkan keindahan alam curug dengan teknologi cahaya yang disetting melalui lampu warna warni yang dipasang dibelakang air. Namanya pun terkenal dengan nama Curug Pelangi atau The Rainbow Waterfalls.
Sebenarnya bukan hanya air terjun Pelangi, namun terdapat beberapa air terjun yang lain yang ada di sepanjang Sungai Cimahi. Dengan ketinggian sekitar 87 m menjadikan air terjun ini sebagai salah satu air terjun tertinggi di wilayah Bandung. Kawasan air terjun yang terletak di jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bndung Barat ini, jika dilihat dari atas memiliki dua tingkat unik. Tersedia juga area pandang khusus yang biasa digunakan berfoto, jika ingin merasakan sensasi segarnya air terjun, wisatawandapat turun mendekar ke air terjun.

baca : persewaan mobil murah
Destinasi wisata ini berjarak kurang lebih 10 km dari Kota Cimahi atau 20 km dari Kota Bandung. Area ini memiliki fasilitas yang cukup memadai dengan terdapatnya shutter di pinggir jalur dari gerbang menuju air terjun, tempat parkir, pintu gerbang, pagar pengaman, peta lokasi, jalan setapak, bangku, tempat sampah, pusat informasi dan pos jaga, mushola kamar kecil. Sebagai penunjang keamanan dan kenyamanan pengelola utama menambah beberapa fasilitas penting. Seperti pengeras suara, papan peringatan, jalur evakuasi pos-pos medis yang diletakkan di atas, tengah dan di lokasi curug. Pos ini bisa juga digunakan untuk melepas lelah.
Untuk mencapai air terjun, wisatawan harus melalui ratusan anak tangga, berjumlah sekitar 587 anak tangga. Dengan menuruninya saja tak jarang pengunjung merasa pegal dan lelah. Belum lagi dengan bayangan untuk kembali ke atas yang kerap menghantui. Tak heran jika wisatawan menghabiskan waktu berjam-jam  untuk menikmati keindahan curug dan melepas lelah mengumpulkan energi untuk kembali ke atas. Pengalaman tentunya akan lebih berharga dan tak bisa dibayar dengan harga berapa pun.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar